Legislator Sebut Pencegahan Karhutlah Jauh Lebih Penting

IMG 20231201 WA0014

Rumahkaryabersama.com. Legislator Sebut Pencegahan Karhutlah Jauh Lebih Penting – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmy, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode suhu panas masih berlangsung. Dengan musim kemarau yang belum berakhir, Jimmy menekankan rawannya terjadinya karhutla karena tanaman belum bertunas.

“Kutim ini hawanya masih panas, bahkan mungkin musim kemarau akan sedikit lebih lama. Karena itu perlu kehati-hatian masyarakat dalam bertindak, jangan sampai akibat kelalaiannya bisa terjadi kebakaran hebat,” ujar Jimmy pada Rabu (1/11/2023).

Bacaan Lainnya

Kondisi tanaman yang masih kering dapat memicu karhutla, terutama jika dipicu oleh pembuangan puntung rokok secara sembarangan. Oleh karena itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga dan mengantisipasi tindakan kecil, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Puntung rokok ketika menyentuh sesuatu yang mudah terbakar dapat merugikan banyak pihak,” tambahnya.

Jimmy menyadari bahwa kelalaian sepele seperti ini dapat merugikan banyak pihak, termasuk kerusakan materi dan dampak buruk pada kesehatan pernapasan masyarakat. Masyarakat Malaysia, sebagai tetangga Indonesia, bahkan telah mengeluhkan dampak asap yang diduga berasal dari kebakaran atau pembakaran hutan di Indonesia.

“Ada komplain dari negara kita tetangga, mereka mengeluhkan asap yang terbang ke sana,” tuturnya.

Dalam konteks ini, Jimmy berharap agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan mereka. “Prioritaskan upaya pencegahan, jangan terlambat. Manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi.

Manfaatkan teknologi untuk monitoring. Kita juga harus mencari solusi permanen untuk mencegah dan menangani karhutla. Didukung dengan langkah penegakan hukum yang tegas kepada siapapun pelaku karhutla, baik di konsesi milik perusahaan maupun masyarakat,” tegasnya

Legislator Sebut Pencegahan Karhutlah Jauh Lebih Penting

Ketika ditanya mengenai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Jimmy menyatakan keyakinannya bahwa lembaga ini telah memadai, termasuk ketersediaan armada.

“Sarana dan prasarana BPBD Kutim sudah cukup memadai, sehingga diharapkan tidak ada kejadian kebakaran besar di Kutim,” pungkasnya.

Karhutla adalah suatu peristiwa terbakarnya hutan atau lahan, baik secara alami maupun oleh perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbulkan kerugian ekologi, ekonomi, sosial dan politik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *