Satu Desa Satu PAUD untuk Generasi Cerdas Kutim

1f200e6a 9e0c 49b0 9cf9 1f8a03bfbbb1

LogoLicious 20190401 150806

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Gebyar Anugerah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2019 digelar di ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (30/3). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD desa dari 139 desa dan dua kelurahan se Kutim oleh Bunda PAUD Kabupaten Kutai Timur, Hj Encek UR Firgasih SH MAP dan pencanangan Gerakan Peduli PAUD dengarkan PAUD Mengaji (Gerak Panji).

Dalam kesempatan tersebut, Firga mengatakan, sebagai Bunda PAUD Kabupaten, ia tak ingin Bunda PAUD desa hanya sekadar dikukuhkan saja. Setelah dikukuhkan, justru harus melakukan kerja nyata dengan terjun langsung ke lembaga PAUD yang ada di desa mereka.

“Tujuannya agar semua Bunda PAUD desa bisa memberi kontribusi terhadap perkembangan, akses layanan dan kualitas pendidikan untuk anak-anak di Kutim, pada masa emasnya,” kata wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kutim.

Selain itu, Bunda PAUD Desa juga aktif menggalakkan gerakan peduli PAUD dan gerak panji. Bersama turut melihat langsung kondisi PAUD di seda masing-masing, bagimana pelayanan dan mutunya. Serta ikut membaur dengan anak didik, berkomunikasi dengan pengurus dan guru PAUD yang ada. Sehingga bisa melakukan pemetaan untuk pengembangan selanjutnya.

“Gerakan Peduli PAUD dan Gerak Panji, bunda mulai dari diri bunda sendiri. Berusaha dekat dengan PAUD yang ada di Kutim, melihat langsung dan menjalin komunikasi dengan para pengajar. Hal ini wajib diikuti Bunda PAUD di kecamatan, desa, Dinas Pendidikan maupun UPT pendidikan dan penggiat PAUD. Agar PAUD di Kutim lebih maju,” ujar Firga.

Gerakan nasional PAUD berkualitas, menurut Firga harus diwujudkan di Kutim. Gerakan satu desa satu PAUD di Kutim, saat ini telah mencapai 98,5 persen. Alokasi anggaran juga akan terus diupayakan agar terwujud 100 persen. “Kita punya tugas dan tanggung jawab menciptakan PAUD di tiap desa yang terjangkau oleh masyarakat,” kata Firga.

Dengan telah dikukuhkannya Bunda Paud di 139 desa da dua kelurahan, program kerja yang digalang di tingkat kabupaten, juga akan dilaksanakan di desa-desa. Harapannya, seluruh anak di Kutim bisa mengenyam pendidikan sejak masa emasnya. Agar tercipta generasi muda Kutim yang cerdas, kreatif dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*5)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *