Bupati Kutim Sambut Baik dan Dukung Pelaksanaan Bimtek Tata Naskah dan Kearsipan Pemerintahan Desa

IMG 20240716 WA0022

rumahkaryabersama.com. Bupati Kutim Sambut Baik dan Dukung Pelaksanaan Bimtek Tata Naskah dan Kearsipan Pemerintahan Desa – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyambut baik dan mendukung hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutim, Smart Academy, dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Naskah dan Kearsipan Pemerintahan Desa.

Demikian hal itu disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, saat membuka Bimtek Tata Naskah dan Kearsipan Pemerintahan Desa, Kamis (6/6/2024), di Crystal Ballroom, lantai 3 Hotel Mercure, Samarinda.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Bupati Kutim menekankan pentingnya kesiapan menuju visi “Kutim Hebat 2045”. Karena menurutnya setiap daerah harus memiliki konsep pengembangan diri.

“Kami (Kutim) menggunakan tagline ‘Kutim Hebat 2045’ dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para Sekretaris Desa dan Kaur Umum se-Kutim tentang tata kelola pertanahan dan kearsipan. Dengan pengelolaan tata naskah kearsipan yang baik, dapat mendukung terwujudnya smart city digital di Kutim, yang akan menjadi pilar penting bagi Kutim Hebat di 2045.

“Kami tentunya menyambut baik bimtek ini, agar seluruh aparatur desa memiliki wawasan serta pemahaman terkait pengelolaan tata naskah dan arsip yang baik dan benar dalam mendukung manajemen administrasi perkantoran yang tepat, cepat dan akuntabel,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Ardiansyah mengumumkan kenaikan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan desa.

Bupati Kutim Sambut Baik dan Dukung Pelaksanaan Bimtek Tata Naskah dan Kearsipan Pemerintahan Desa

“Kami bersyukur memiliki kemampuan fiskal yang terus meningkat. Pada tahun 2022, anggaran kita mencapai Rp 2 triliun, naik menjadi Rp 3,7 triliun di 2023, dan sekarang di 2024 menjadi Rp 9,1 triliun. Dengan kemampuan ini, insya Allah ADD akan naik. Kenaikan ini akan dirasakan oleh kepala desa, perangkat desa, kepala dusun, LPM, kepala adat, dan Ketua RT,” jelas Ardiansyah.

Kepala DPMDes Kutim Muhammad Basuni dan Direktur Smart Academy Edy Sulistyanto, turut hadir dalam acara ini. Mereka berharap Bimtek ini dapat mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan desa dan kearsipan, sehingga mampu menciptakan pemerintahan desa yang lebih efektif dan efisien.

Dengan adanya Bimtek Tata Naskah dan Kearsipan ini, Kabupaten Kutim semakin siap untuk mengembangkan potensi daerahnya secara optimal. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pondasi menuju Kutim Hebat 2045, keberlanjutan dan daya saing menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah. (adv/kominfo/5)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *