BeritaKutai Timur

Kendaraan Dinas Yang Sudah Ditarik Akan Segera Didistribusikan ke OPD Yang Membutuhkan

RUMAHKARYABERSAMA. COM. SANGATTA – Usai dilaksanakan penarikan aset daerah berupa kendaraan dinas dari para ASN Purnatugas, selanjutnya dilakukan pendataan OPD yang kekurangan kendaraan oprasional. Plt. Bupati Kutai Timur Dr. H. Kasmidi Bilang, ST. MM menggelar rapat dengan BPKAD membahas pendistribusian kendaraan dinas pada OPD – OPD di Kab. Kutim agar tidak terjadi penumpukan disalah satu OPD. Jum’at (5/2/21) 

Kendaraan Dinas yang akan di distribusikan merupakan penarikan aset tahap pertama dan selanjutnya juga akan dilakukan penarikan aset tahap kedua dari para ASN yang membawa lebih dari satu unit kendaraan Dinas maupun yang bukan peruntukannya.

Sebelumnya pada tahap pertama sebanyak 139 kendaraan dinas terdiri dari 52 mobil dinas dan 87 motor dinas yang ditarik oleh BPKAD dari para ASN yang pindah maupun yang purna tugas, hal tersebut sesuai dengan arahan KPK agar segera dilakukan penertiban aset daerah yang utamanya kendaraan dinas

Dr. H. Kasmidi Bulang, ST. MM mengatakan ” Insya Allah nanti akan ada tahap berikutnya berikutnya, karena saat ini kita masih menginventarisasi jumlah kendaran dinas yang kita tarik dan kurang lebih ada seratus akan dibuatkan surat untuk bisa segera dikembalikan, supaya bisa dipergunakan para pejabat di 18 Kecamatan.” Katanya

Ditanya mengenai ketegasan yang belum mengembalikan kendaraan, Kasmidi mengungkapkan akan memberikan surat penarikan ” Karena nda boleh sesorang menyimpan lebih daripada satu unit kendaraan dinas, apalagi sudah tidak dinas lagi. Tapi nanti ketika lelang kita beri kesempatan kepada mereka untuk mengikuti lelang karena akan dijadikan plat hitam” ungkapnya

Kasmidi juga merencanakan kendaraan yang sudah dikumpulkan akan diinvetarisasi, mana yang akan dilelang dan mana yang akan digunakan sebagai kendaraan oprasional agar bisa memacu motivasi dan semangat para pejabat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi. (Rb.01 Rb. 07)

Comment here