Berita PilihanKutai Timur

Sebelumnya Rp 2,82 Triliun, APBD Kutim Akhirnya Sah di Rp 3,49 Triliun

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Satu hari jelang habisnya batas waktu pengesahan APBD tahun 2020, Jumat (29/11/2019), DPRD Kutai Timur akhirnya menggelar rapat paripurna ke 42, yang beragendakan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dalam dewan mengenai Raperda RAPBD Kutim tahun 2020, sekaligus pengesahan menjadi Perda APBD 2020.

Dalam rapat, disebutkan APBD Kutai Timur tahun 2020 yang pada rapat paripurna penyampaian RAPBD 2020 lalu, diproyeksikan hanya berada di angka Rp 2,82 triliun, meningkat jadi Rp 3,49 triliun. Peningkatan itu terjadi saat dilakukan pembahasan oleh Tim TAPD dan Badan Anggaran DPRD Kutim, sepekan terakhir ini.

Peningkatan pendapatan tersebut beranjak dari, penyesuaian pada pos pendapatan. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebelumnya diproyeksikan sebesar Rp 142,57 miliar, meningkat jadi Rp 187,5 miliar, dana perimbangan yang diproyeksikan Rp 1,81 triliun, naik jadi Rp 2,337 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah, yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp 901 miliar, ikut meningkat jadi Rp 971 miliar.

Peningkatan pendapatan tersebut diikuti peningkatan belanja. Dari belanja tidak langsung yang sebelumnya diproyeksikan Rp 1,28 triliun menjadi Rp 1,35 triliun dan belanja langsung yang sebelumnya diprediksi Rp 1,56 triliun menjadi Rp 2,123 triliun. Ditambah lagi dengan pembiayaan berupa pengeluaran sebesar Rp 16 miliar. Sehingga belanja daerah juga ikut meningkat menjadi, Rp 3,478 triliun.

“Peningkatan, dari DAU dan PAD serta ada pula belanja – belanja terarah. Ada pembahasan, kemudian masuk lagi proyeksi anggaran pendapatan. Sehingga kami masukkan lagi. Jadi kita hitung semua, hingga akhirnya dapat di angka Rp 3,49 triliun,” kata Sekda Drs H Irawansyah M Si.(rb04)

Comment here