BeritaKutai Timur

Pemkab Kutim Sambut Kehadiran KRI Teluk Ende 517

RUMAHKARYABERSAMA.COM Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sambut baik kehadiran taruna dan taruni TNI Angkatan
laut (AL) yang menggunakan KRI Teluk Ende 517.

Rombongan tersebut disambut baik oleh Wakil Bupati Kutim H Kasmidi Bulang ST MM, beserta
jajarannya, yang pertemuannya dilaksanakan pagi tadi di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim, Senin
(21/10/2019).

Dikatakan Wabup Kutim H Kasmidi Bulang ST MM bahwa dari rombongan yang ada dalam KRI Teluk Ende
517 tersebut salah satunya adalah putra dari Kutai Timur.

“Kedatangan ini sangat membanggakan karena selain dari sosialisasi dari TNI AL, ada salah satu
taruna kita yang berasal dari Kutai Timur yang ikut dalam agenda pelayaran ini,” ucapnya.

“Dan ini juga menjadi suatu kebanggaan karena Kutim merupakan salah satu daerah yang menjadi
tempat untuk dikunjungi, karena tidak gampang daerah kita untuk di kunjungi Akabri, terutama untuk
taruna-taruna yang baru yang akan memberikan motivasi kepada adek-adeknya yang masih sekolah yang
nantinya bisa juga berkgabung di TNI AL, AD maupun Kepolisian,” imbuhnya.

Kapal perang TNI AL ini mengangkut 88 taruna dan taruni Akademi TNI AL tingkat II angkatan 67
dalam agenda pelayaran Operasi Jalasesya selama 12 hari dan akan mengunjungi beberapa kota di
Pulau Kalimantan, salah satunya adalah Kabupaten Kutai Timur.

Untuk diketahui KRI Teluk Ende 517 yang bertolak dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, di
Kalimantan Selatan dan kini bersandar di Pelabuhan Marine Tanjung Bara Aquatic PT KPC, Sangatta
Kabupaten Kutai Timur.

Komandan KRI Teluk Ende 517, Letnan Kolonel Laut (Pelaut) Cokorda Gede Parta Pemayun pada
kesempatannya berharap ada putra daerah yang mau bergabung dengan angakat laut.

“Melalui kehadiran kami pada hari ini, kita (TNI AL) berharap ada masyarakat Kutim yang mau mengunjungi kapal KRI Teluk Ende 517. Namun karena kurang bisa di akses oleh masyarakat umum
sehingga kami berharap ada perwakilan pemda yang dapat mengunjunginya,” harapnya.

Dijelaskannya bahwa untuk saat ini ada dua kapal perang yang bersandar di Kutim diantaranya KRI
KSE dan KRI Teluk Ende. Dia berharap masyarakat dapat melihat secara dekat KRI tersebut, karena KRI tersebut dibeli dari uang rakyat. (RB 01/05)

Comment here