HUT ke 73, Teddy Akui Masih Banyak Kekurangan

IMG 20190710 WA0061

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke 73 digelar serempak, Rabu (10/7). Termasuk di Kabupaten Kutai Timur. Polres Kutim menggelar apel yang dirangkaikan dengan syukuran sederhana di halaman Makopolres Kutim. Dihadiri Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT bersama Wakil Bupati Kutim, H Kasmidi Bulang ST MM dan Ketua DPRD H Mahyunadi SE M Si serta jajaran FKPD Kutim lainnya, juga perwakilan partai politik, organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat.

Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan yang memimpin apel membacakan amanat Presiden Ir H Joko Widodo. Dalam amanat tersebut, Jokowi mengatakan kerja keras Polri sudah dirasakan masyarakat. Keamanan sepanjang 2017-2018 sudah terbukti. Polri dan TNI juga telah mengamankan agenda internasional maupun nasional di Indonesia. Salah satunya, Asian Games. Serta pengamanan berbagai perayaan hari keagamaan, arus mudik dan balik pada Lebaran. Juga pengamanan pada pesta demokrasi serta penanggulangan bencana di berbagai daerah.

IMG 20190710 WA0028

Mengusung tema dengan semangat Promoter, pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa dan negara, Polres Kutim memberikan Satya Lencana Bintang Nararia pada lima personelnya. Penyematan tanda penghargaan tersebut dilakukan Kapolres Kutim pada Kompol Amrie Idrus, Iptu Antonius Sugeng, Iptu Sudarko, Iptu Suparman dan Brigpol Tusau Anyek.

Selain itu, 10 personel Polres Kutim dan warga yang kerap berperan dalam membantu tugas kepolisian juga mendapat penghargaan yang langsung diberikan oleh Kapolres. “Usia 73 tahun cukup banyak prestasi yang diraih Polri. Termasuk sudah enam kali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, banyak pengungkapan Kasus yang dilakukan, seperti terorisme, illegal logging dan illegal fishing. Apa yang sudah diraih diharap tidak membuat Polri cepat berpuas diri. Tapi menjadi sosok yang terus introspeksi diri,” kata Teddy.

Ia berharap, ke depan Polri semakin dewasa. Khususnya di lingkungan Polres Kutim, meski masih terdapat banyak kekurangan, namun di HUT ke 73 ini, Teddy, berupaya akan terus melakukan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kutim.

Senada, Bupati Ismunandar mengatakan kehadiran dan peran Polri sangat dirasakan oleh masyarakat Kutim. Tidak hanya di ibukota kabupaten, tapi sampai pelosok desa. Keamanan dan suasana kondusif tetap terjaga. Meski di beberapa daerah kerap terjadi bentrok dan aksi-aksi anarkis, di Kutim semua bisa terkendali dengan baik.

“Di usia ke 73 tahun ini, dengan semangat Promoter, yakni, Profesional Modern dan Terpercaya, kepolisian sudah lebih mengayomi dan dekat dengan masyarakat. Kalau dulu saya kecil, polisi adalah sosok yang paling ditakuti. Begitu lihat polisi, langsung bilang, ada polisi, awas, ditangkap,” ujar Ismunandar.(rb04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *