RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Tak kurang dari 19 personel Polres Kutai Timur serempak melakukan sujud syukur mencium lantai lapangan Makopolres Kutim yang dipijaknya atau mencium bumi. Mereka berterima kasih atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi yang diterima di Hari Bhayangkara, 1 Juli 2019.
Sujud syukur dilakukan usai mengikuti upacara kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, Senin (1/7/2019) pagi tadi.
“Kenaikan pangkat adalah hasil kerja keras dan jerih payah yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas yang meliputi, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab. Karena, tidak semua personel yang memenuhi administrasi bisa naik pangkat. Tapi personel berprestasi dan bebas dari pelanggaran, disiplin serta kode etik yang terpilih,” kata Teddy.
Hal ini diungkapkan Teddy, karena seharusnya ada 20 personel yang mengikuti kenaikan pangkat di HUT Polri kali ini. Tapi karena satu personel tersebut melakukan pelanggaran disiplin, maka kenaikan pangkatnya dibatalkan.
“Personel tersebut pada pengamanan Operasi Ketupat Mahakam lalu, meninggalkan tugas dan pulang ke Jawa. Sehingga kami anggap melakukan pelanggaran disiplin. Jadi kita batalkan kenaikan pangkatnya. Ia bisa usulkan kenaikan pangkatnya pada momen berikutnya, yakni 1 Januari 2020 mendatang,” ungkapnya.(rb04)
loading="lazy" />






