Potensi Perikanan Laut Kutim Capai 5.000 Ton

WhatsApp Image 2019 01 30 at 16.45.09

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Tingkat konsumsi ikan dan produksi hasil perikanan di Kabupaten Kuatai timur (Kutim) cukup tinggi, sehingga potensi peningkatan pendapatan nelayan juga sangat menjanjikan.

WhatsApp Image 2019 01 30 at 16.45.09

Kabupaten ini juga memiliki potensi perairan terutama laut cukup luas. Luas pengelolaan laut Kutim 0–4 mil atau sekitar 2.641 km2. Dengan luasan tersebut artinya pemanfaatan laut sebagai sumber pencarian nafkah untuk masyarakat Kutim, tertutama jaminan hidup dan kesejahteraan cukup menjanjikan.

Produksi hasil perikanan Kutim di tahun 2018 cukup meningkat di banding tahun 2017, untuk perikanan laut sekitar 5.030,84 ton, perikanan perairan umum 1.184,34 ton, tambak 901,85 ton, kolam 1.213,47 ton, keramba 72,69 ton dan budidaya pantai/sawah 1.493,09 ton yang tersebar di beberapa kecamatan di Kutim.

Jumlah produksi ikan per kapita tahun 2018 di Kutim ditarget 10.841,94 ton. Namun baru tercapai 91,28 persen. Artinya baru terealisasi 9.896,28 ton. Sedangkan konsumsi ikan perkapita tahun 2018 dengan target 42,88 kg per tahun terealisasi jauh dari target, yakni 145,2 persen atau 62,26 Kg per tahun.

“Untuk menunjang dan meningkatkan petani nelayan di Kutim DKP telah memberikan beberapa bantuan yang telah disalurkan seperti alat tangkap, fasilitas penunjang lainnya dan bahkan asuransi kecelakaan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kutim Nur Ali, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/1/2019).

Jikapun ada yang belum mendapatkan bantuan, menurut Nur Ali, berarti belum masuk dalam inventarisasi pendataan. Karena di DKP semua nelayan yang akan menerima bantuan sudah masuk dalam inventarisasi data nelayan.

Tahun ini hingga 2020, mendatang, kata Nur Ali, pihaknya akan menverifikasi kelompok-kelompok mana yang belum mendapatkan bantuan baik bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun daerah. Dengan bantuan tersebut diimbau agar nelayan penerima bantuan dapat mensejahterakan keluarganya dalam bidang penangkapan ikan. (rb05)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *