Tujuh Investor Siap Tanam Modal di KEK

IMG 20190129 WA0023
Peninjauan lokasi KEK Maloy oleh Bupati Ismunandar beserta rombongan

RUMAHKARYABERSAMA.COM, KALIORANG – Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang besar dan luas, diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Jangan sampai, sudah dibangun ternyata tidak ada investor yang masuk. Masyarakat yang berharap bisa memperoleh penghidupan dari KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) pun hanya bisa gigit jari.

Untuk menyikapi hal ini, Bupati Kutai Timur Ir H Ismunandar MT sudah menggaungkan berdirinya KEK MBTK pada para pengusaha industri kelapa sawit dan turunannya, untuk membangun industri hilir di KEK Maloy. “Sudah lama kita tawarkan. Siapa cepat, ia dapat lokasi yang bagus. Sampai saat ini, sudah ada tujuh investor yang menyatakan niatnya menanam modal di KEK Maloy. Bahkan sebagian sudah menandatangani MoU,” ungkap Ismunandar.

Investor tersebut, menurut Ismunandar, tidak melulu bergerak di industri hulu dari kelapa sawit, tapi juga ada yang bergerak di industri hilir. Dengan pengolahan minyak kelapa sawit menjadi minyak goreng, margarine, kosmetik maupun produk lainnya, bisa menambah nilai jual kelapa sawit yang biasanya hanya dijual mentah.
“Hadirnya industri hulu maupun hilir dari produk kelapa sawit diharapkan dapat menampung tenaga kerja lokal dari Kecamatan Kaliorang, Kaubun, Sangkulirang dan Sandaran, lebih banyak lagi. Agar perekonomian masyarakat sekitar juga ikut meningkat,” ujar Ismunandar.(rb-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *