SANGATTA – Setelah Kecamatan Rantau Pulung, pelatihan membatik gelaran Dinas Pariwisata Kutai Timur dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kutai Timur , digelar di Sangatta. Pelatihan yang diikuti 50 kaum wanita, perwakilan dari 26 organisasi wanita di Kutim, di antaranya, GOW, Persit, IIPG, Jalasenastri dan Bhayangkari, dibuka Bupati Ir H Ismunandar MT di pendopo Taman Venus, Rabu (7/11).

Juwita dari Workshop Batik Maju Bersama, Kabo mengajak para peserta mengenal apa itu batik tulis, tehnik membuat pola, tehnik pencantengan, pewarnaan, hingga pelepasan lilin. Termasuk belajar desain batik kombinasi tulis dan cap dengan motif khas Kutim. Seperti akaroros, beringin duduk, klubut serta yang terbaru tapak tangan.

Bupati Ismunandar berharap, batik khas Kutim dapat diproduksi lebih banyak lagi, mengingat sebentar lagi, Kutim ada perhelatan akbar berupa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Karena nanti mereka yang datang ke Kutim, pasti mencari oleh-oleh yang khas dari Kutim.

Senada, Ketua GOW Kutim, Tirah Satriani mengatakan pihaknya sengaja mengajak ibu-ibu anggota organisasi wanita di Kutim untuk meningkatkan SDM di bidang membatik. Apalagi, Kutim sudah memiliki batik khas.

“Tak hanya di Sangatta, kami juga akan menyentuh warga di kecamatan untuk pelatihan serupa. Agar lebih banyak lagi yang mengembangkan usaha batik khas Kutim,” kata Tirah.(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!