SANGATTA – Sejak dibuka pada 5 Oktober lalu, Posko PMI Kutai Timur terus kebanjiran beragam bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Poso, Sigi dan Donggala. Baik berupa uang tunai, makanan maupun pakaian. Namun, saat ini PMI Kutim sudah menutup untuk bantuan berupa baju layak pakai. Karena jumlahnya sudah mencapai 400 koli.

Rabu (10/10/2018), PMI Kutai Timur kembali menerima bantuan uang tunai hasil kumpulan para guru, siswa dan orang tua murid dari Yayasan Pendidikan Swarga Bara yang merupakan sekolah milik PT Kaltim Prima Coal (KPC). Bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp 70 juta itu, diserahkan pihak yayasan pada Ketua Umum PMI Kutim, yang juga Bupati Kutim Ir H Ismunandar MT.

Selain itu, PMI Kutim juga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 91 juta, dari organisasi masyarakat, GP Anshor. Bantuan juga langsung diterima Ketua PMI Kutim, Ismunandar. “Saya berterima kasih sekali pada masyarakat yang mau menyisihkan sebagian rejekinya untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah di Palu, Donggala dan Sigi. Bantuan ini akan segera kita salurkan setelah penutupan Posko PMI Kutim, pada 16 Oktober mendatang,” kata Ismunandar.(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!