Gerakan Tanam Cabai, Upaya Penanganan Inflasi di Kabupaten Kutim

WhatsApp Image 2024 04 03 at 10.36.45

WhatsApp Image 2024 04 01 at 7.03.05 AM

rumahkaryabersama.com. Gerakan Tanam Cabai, Upaya Penanganan Inflasi di Kabupaten Kutim-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) gelorakan gerakan tanam Cabai, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, Mendagri dan Menteri Pertanian, Pemerintah daerah diminta untuk melakukan Gerakan Tanam Cabai guna memastikan stok atau komoditi di daerah itu tersedia dengan harga yang terjangkau.

Bacaan Lainnya

Terkait dengan itu Pemkab Kutim melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) menyiapkan 9 ribu bibit cabai untuk didistribusikan ke petani. Hal itu dilakukan sebagai upaya menggencarkan gerakan tanam dan panen cepat cabai guna mengendalikan inflasi daerah.

Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum disela-sela menghadiri acara Gerakan Menanam Cabai Serentak Memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK Ke 52 Tahun 2024 di RT 50, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, beberapa waktu lalu. Mengatakan bahwa Pemerintah Pusat menginstruksikan untuk menggencarkan gerakan tanam dan panen cabai di daerah. Dengan melibatkan kelompok wanita tani, Dasawisma serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan program.

Gerakan Tanam Cabai, Upaya Penanganan Inflasi di Kabupaten Kutim

“Jadi tahun 2024 ini ada bibit 9 ribu disiapkan dalam polybag. DTPHP bekerja sama dengan Tim PKK. Diharapkan mampu mengendalikan laju inflasi. Jadi apapun kegiatan PKK akan di support (dukung), apalagi kegiatannya yang berkaitan dengan program DTPHP,” kata Dyah.

Selanjutnya, 9 ribu bibit cabai dalam polybag yang disiapkan akan diserahkan kepada Ketua Tim PKK Kutim. Untuk kemudian dibagikan kepada kelompok-kelompok tani yang memang sudah dibina DTPHP. Rencananya bibit ini akan diberikan setelah lebaran Idul Fitri. Sekitar Juni dan Juli 2024 mendatang. Diharapkan pada tiga bulan kemudian atau sekitar Oktober dan November 2024 sudah bisa panen.

Pengembangan tanaman cabai ini merupakan 3 dari 7 program prioritas yang diusung Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wabup Kasmidi Bulang periode 2021-2025. Meliputi penyediaan benih dan bibit unggul, pembangunan jalan usaha tani, penyediaan pupuk bagi petani serta program peternakan rakyat mandiri. (adv/diskominfosp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *