BeritaInfrastrukturKesehatanKutai TimurLingkunganPeristiwaSosial

Sampah Kota Sangatta Pasca Banjir Dibersihkan Secara Gotong Royong

Sampah Kota Sangatta Pasca Banjir Dibersihkan Secara Gotong Royong
Sampah bekas banjir dibersihkan secara gotong royong

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Usai dilanda banjir, Kota Sangatta meninggalkan banyak sampah yang dikumpulkan warga di median jalan agar mudah untuk diangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA)

Meningkatnya volume sampah selama banjir dikarenakan petugas kebersihan menemui kesulitan ketika akan mengambil di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) apalagi di wilayah yang tergenang banjir dan menyebabkan akses menuju pengambilan sampah tidak bisa dijangkau

Selain sampah organik, terdapat juga sampah dari rumah warga berupa perabotan, seperti lemari, kursi dan peralatan elektronik lainya yang rusak terkena banjir, dan warga hanya bisa membuang perabotan karena tidak bisa lagi dipergunakan

Secara bersama-sama Pemerintah Daerah beserta jajaran, Forkompinda dan jajaran, dan Stakeholder yang beroperasi di wilayah Sangatta ikut ambil bagian untuk ikut membantu membersihkan sampah bekas banjir sepanjang jalan Yos Sudarso. Kamis, (24/03/22) 

Sampah Kota Sangatta Pasca Banjir Dibersihkan Secara Gotong Royong
Membersihkan sampah secara gotong royong

Ditemui pada kegiatan memungut sampah Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengungkapkan “pada hari ini kami semua ada pak Bupati, pak Dandim, pak Wawan serta subcon PT KPC saling bahu-membahu membersihkan sampah, dan alhamdulillah sudah hampir separuh sampah akibat banjir kita atasi dengan gerak cepat untuk membersihkan” Ungkapnya

Dirinya juga menyebutkan kerjasama antara Pemerintah Daerah, TNI/POLRI serta Stakeholder sampah bisa diatasi. Selain itu Kasmidi mengucapkan Terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu membersihkan sampah

Pada kesempatan yang sama GM Eksternal PT KPC Wawan Setiawan menyampaikan ” Kami siap membantu Pemerintah dan kami juga ingin memastikan sampah dampak banjir ini jangan sampai menimbulkan efek buruk bagi kesehatan masyarakat, dan kami terjun langsung bersama kontraktor seperti PAMA, Thiess dan WKM” Ujarnya

Wawan sapaan akrabnya menurunkan lima unit truk sampah dan satu unit water truk untuk menyiram jalan dan fasilitas publik yang terdampak banjir. (Rb.07)

 

 

 

 

 

Comment here