BeritaBerita PilihanKalimantan TimurKutai TimurPolitik

ASKB Beberkan Program Nyata pada Warga Danau Redan, Apa Saja ?

 

RUMAHKARYABERSAMA.COM, TELUK PANDAN – Jadwal kampanye pasangan nomor urut 3, Drs H Ardiansyah Sulaiman M Si dan Dr H Kasmidi Bulang ST MM akhirnya sampai ke Desa Danau Redan, Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (24/10/2020).

Di tengah warga yang menyambut keduanya dengan antusias, keduanya menyapa seluruh masyarakat yang hadir dengan ramah dan hangat. Ardiansyah Sulaiman didampingi Kasmidi Bulang juga melantik tim pemenangan Desa Danau Redan, yang siap membawa ASKB menduduki jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur periode 2021-2024.

Di hadapan masyarakat, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, puncak pesta demokrasi tinggal sekitar 30-40 hari lagi. Tanggal 9 Desember, jangan ada pilihan lain, selain nomor 3, yaitu Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang.

“Hanya tinggal 30-40 hari saja. Saya mengamanatkan pada tim relawan dan tim pemenangan Desa Danau Redan, kuatkan hubungan dengan masyarakat, sampaikan pada masyarakat, Insya Allah ASKB lah yang layak, memimpin Kutai Timur,” kata Ardiansyah.

Kenapa layak? Lanjut Ardiansyah, karena berpengalaman. Berpengalaman apa? Berpengalaman dalam legislatif serta memimpin Kutai Timur, jadi Bupati dan Wakil Bupati. “Jangan pilih yang coba-coba jadi Bupati dan Wakil Bupati. Ini masalah kesejahteraan rakyat. Jangan coba-coba. Kita menata Kutai Timur ini kembali, karena perkembangan Kutai Timur ini perlu dilanjutkan. ASKB, menata kembali bermakna, memanfaatkan yang sudah dibangun sehingga berfungsi untuk menyejahterakan masyarakat,” beber Ardiansyah.

Desa Danau Redan, menurut Ardiansyah, adalah salah satu pusat pertanian di Kutim. Ia ingin pertanian di Danau Redan terus berlanjut. Jangan malah dipadati perkebunan kelapa sawit. “Mengapa ASKB masih fokus pada pertanian? Baik pertanian tanaman pangan atau pertanian dalam arti luas. Terkait tanaman pangan, Indonesia perlu hati-hati. Apalagi sampai saat ini masih didera pandemic covid-19. Ketahanan pangan perlu dijaga,” ujarnya.

Selain itu, Ardiansyah juga ingin masyarakat Danau Redan menggiatkan UMKM-nya. Sebagai pintu masuk Kabupaten Kutai Timur, Desa Danau Redan, bisa menjadi perlintasan menarik bagi warga yang mau menuju Kutim atau ke Berau dan daerah lainnya, mencari buah tangan. “Jangan takut soal modal, Pemerintah ASKB akan siapkan modal untuk UMKM. Keahlian? ASKB punya program balai latihan masyarakat, agar warga bisa berdikari,” kata Ardiansyah.(rb04)

Comment here