Pasien Positif Covid 19 Tambah Empat, Ada Bayi Usia Tujuh Bulan Ikut Terpapar

EDE4858A F490 406D BF7B E8A11A9D8FF5

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Kutai Timur, kembali bertambah. Dari laman corona.kutaitimurkab.go,id, Selasa (4/8/2020) pukul 12.00 siang, diinformasikan penambahan pasien berjumlah empat orang. Tiga orang dewasa dan satu bayi perempuan berusia tujuh bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal membenarkan informasi tersebut. Namun, ia belum mendapat informasi asal penularan si bayi. “Belum tahu, tertular dari siapa. Kami masih melakukan tracking ke orang-orang terdekat bayi tersebut, termasuk kedua orang tuanya,” ungkap Bahrani saat dihubungi awak media rumahkaryabersama.com.

Bayi perempuan yang disebut sebagai KTM 107 itu, menurut Bahrani masuk ke RSUD Kudungga Sangatta atas rujukan sebuah rumah sakit swasta di Kecamatan Kongbeng. “Bayi ini dirujuk dengan keluhan keluhan sesak disertai batuk, pada 21 Juli 2020. Kemudian dilakukan swab menggunakan alat tes cepat molekuler (TCM) pada 22 Juli 2020. Hasilnya negatif. Tes swab lagi, keesokan harinya, dan hasilnya baru keluar pada 3 Agustus 2020 kemarin. Positif,” ungkapnya.

Pasien lainnya adalah, KTM 106, perempuan berusia 51 tahun yang memiliki kontak erat dengan KTM 90. Pasien ini tidak ada keluhan, namun saat dilakukan swab pada 23 Juli 2020, hasilnya positif. Hasil tersebut baru diketahui pada 3 Agustus 2020. Pasien ini pun sudah melakukan isolasi mandiri.

KTM 108, laki-laki berusia 74 tahun, merupakan pasien rujukan dari salah satu rumah sakit swasta di Sangatta, dengan keluhan mual, nyeri ulu hati dan perut sebelah kanan. Sudah satu minggu batuk berdahak. Pasien rutin kontrol ke dokter spesialis jantung. Hasil pemeriksaan swab pertama yang keluar pada 3 Agustus 2020 dinyatakan positif. Sehingga dirawat di RSUD Kudungga Sangatta.

Dan KTM 109, pria berusia 25 tahun, juga merupakan kontak erat dari KTM 90. Ia sejak 18 Juli 2020 mengalami demam selama empat hari disertai batuk, pilek dan sesak nafas. Hasil swab yang keluar pada 3 Agustus 2020, dinyatakan positif. Ia pun diminta melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

“Hingga saat ini, pasien positif corona di Kutim mencapai 109 orang. Namun dari jumlah tersebut, sudah 96 pasien yang dinyatakan sembuh. Tersisa 13 pasien saja yang masih dinyatakan positif dan sebagian dari pasien tersebut hanya diminta isolasi mandiri di rumah. Karena tanpa gejala,” kata Bahrani.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *