RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Lagi, pelaku perjalanan dari kalangan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kutai Timur, menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19. Pasca dinyatakan positif, ia pun langsung mendapat inisial KTM 76.
“Benar, ada penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kutai Timur. Ia berasal dari pelaku perjalanan yang datang ke Sangatta, Kutai Timur, dari Jakarta. Masih dari kalangan perusahaan di Kutim juga,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal.
Dari informasi yang diberikan pada tim gugus tugas penanggulangan penyebaran Covid 19 Kutai Timur, kata Bahrani, pelaku perjalanan ini sudah melakukan tes swab di Jakarta, sebelum berangkat ke Kalimantan Timur. Hasilnya, dinyatakan negatif. Namun, setiba di Kutai Timur, hasil swabnya positif.
“Semua perusahaan wajib melaksanakan edaran Bupati Kutim maupun Gubernur Kaltim, yang mengharuskan setiap pelaku perjalanan yang baru tiba dari luar kota terutama dari zona merah, harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari, yang diselingi rapid test, pada hari ketujuh dan ke 14. Atau melakukan tes swab saat tiba di Kutai Timur. Nah, KTM 76 ini, sudah tes di Jakarta, hasilnya negatif. Sampai di Sangatta tes lagi, agar bisa langsung bekerja. Ternyata hasilnya positif,” beber Bahrani.
Diduga, KTM 76 ini terpapar virus corona saat dalam perjalanan antara Jakarta sampai di Sangatta, Kutai Timur. Karena dalam perjalanan tentu bertemu banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak menampakkan gejala, namun bisa menularkan.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)
loading="lazy" />






