Pastikan Keamanan, Puluhan Bus dan Travel Diperiksa Kelayakannya

82A7048E 7997 4EEC 9F6B 4317F7BDCEEE

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perhubungan bersinergi dengan Polres Kutai Timur dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Timur menggelar pemeriksaan kendaraan dan pengendara angkutan umum. Pemeriksaan digelar di terminal Sangatta, Jalan Poros Sangatta –Bontang, Km 3 Kecamatan Sangatta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Wakil Bupati yang juga Ketua BNK Kutim H Kasmidi Bulang ST MM bersama Kapolres AKBP Indras Budi Purnomo ikut menyaksikan jalannya pemeriksaan angkutan umum antar kota yang akan membawa pemudik keluar kota Sangatta.

7F926403 7C4B 4F1C 9CAE 0876C348245DPemeriksaan yang dilakukan tim gabungan Dishub dan Polres Kutim, dengan meminta para pengendara menunjukkan surat uji KIR, SIM pengemudi serta izin trayek. Selain itu kelengkapan fisik kendaraan, seperti lampu, rem, ban dan muatan juga ikut diperiksa. Ditambah kelengkapan penunjang, berupa ketersediaan alat tanggap darurat, seperti pemukul kaca, alat pemadam ringan serta kelayakan tempat duduk penumpang, seperti adanya sabuk pengaman di setiap kursi penumpang.

Sementara itu, para pengendaranya juga diperiksa kesehatan dan wajib mengikuti tes urin. Tes kesehatan berupa cek tekanan darah, kolestrol dan asam urat. Sedangkan tes urin dilakukan untuk mengetahui apakah para sopir menggunakan zat addiktif dalam berkendara.

“Aktifitas libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020, cukup pada. Warga yang bepergian ke luar kota menggunakan kendaraan umum juga banyak. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan umum dan pengendaranya sekaligus. Dengan harapan, akan terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, baik kecelakaan maupun kesalahan fatal dari human error,” ungkap Kasmidi.

Di tempat yang sama, Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo juga mengatakan tes urin bagi pengendara angkutan umum akan menjadi agenda rutin saat Operasi Lilin Mahakam maupun Operasi Ketupat Mahakam. Hal ini untuk memastikan pada warga, bahwa sopir –sopir yang mengangkut penumpang dari Sangatta menuju luar kota, dalam keadaan sehat dan tanpa narkoba. Sehingga warga pun merasa aman dan nyaman saat menumpang kendaraan umum.

“Kita harus pastikan, penumpang aman dan selamat sampai tujuan. Ini termasuk langkah preventif demi keselamatan warga. Apalagi peredaran narkoba di wilayah Kutim, termasuk banyak ,” ujar Indras.(rb04/07/09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *