362 Personel Gabungan di Turunkan Untuk Amankan Malam Natal

IMG 20191225 WA0002

RUMAHKARYABERSAMA.COM. Sangatta – Dalam rangka malam natal di Kota Sangatta Polres Kutai Timur menggelar patroli gabungan di gereja – geraja yang melaksanakan ibadah malam natal, Kapolres AKBP Indras Budi Purnomo bersama Wakil Bupati Kutai Timur H.Kasmidi Bulang, ST.MM berkeliling untuk memantau jalannya ibadah umat kristiani yang merayakan malam natal Rabu malam 24/12/2019

Gereja yang dikunjungi Wakil Bupati Kutai Timur bersama Kapolres dan jajaranya terpantau aman dan terkendali, dan setiap gereja yang dikunjungi disambut oleh para pengurus geraja dan pendeta

Dalam keterangannya Kapolres AKBP Indras Budi Purnomo mengatakan “malam ini kami melaksanakan patroli ke gereja gereja dalam rangka pengamanan diwilayah kota sangatta atau diwilayah hukum Polres Kutim pada umumnya, untuk situasi saat ini kondusif, aman dan lancar untuk masyarakat yang melaksanakan ibadah natal” ungkapnya.

IMG 20191225 WA0003

Sebelum melaksanakan patroli pengamanan, Polres Kutim menggelar apel gabungan dilapangan parkir Makopolres Kutai Timur dimana Kapolres AKBP Indras Budi Purnomk bertindak selaku inspektur upacara.

Lebih lanjut Kapolres AKBP Indras Budi Purnomo meyebutkan “ada sekitar 362 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, kemudian dari elemen masyarakat dari PMI dan Pramuka, dari Dinas Pemadam Kebakaran. Selain itu seluruh Kapolsek juga melaksanakan hal yang sama patroli gabungan dengan tuga pilar dengan Babinsa, Kepala Desa yang saya perintahkan untuk patroli dan mengunjungi tempat – tempat ibadah digereja dan sampai sekarang situasinya kondusif dan aman” katanya

Senada, Wakil Bupati Kutai Timur, H Kasmidi Bulang ST MM yang mengikuti kegiatan tersebut, berharap pelaksanaan ibadah warga nasrani di gereja-gereja yang ada di Sangatta maupun seluruh Kabupaten Kutai Timur berjalan lancar, aman dan nyaman. Begitu juga pada perayaan Natal 2019 ini.

“Semoga semuanya berjalan lancar, aman dan nyaman. Karena Kutai Timur, bisa disebut sebagai Indonesia kecil. Dimana warga dengan berbagai suku, budaya dan agama hidup berdampingan dengan rukun dan damai,” kata Kasmidi. (Rb 07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *