Berita PilihanKriminalKutai Timur

Oknum TK2D Muara Ancalong Terjerat Kasus Sabu

RUMAHKARYABERSAMA.COM, MUARA ANCALONG – Nikmatnya penyalahgunaan narkotika jenis sabu sudah menjangkau beragam kalangan. Harga yang cukup mahal tak hanya menjadi pasar kalangan menengah dan atas. Terbukti, Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Kecamatan Muara Ancalong, diamankan karena terjerat kasus sabu, akhir pekan kemarin.

Rojali alias Jali (30), petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Muara Ancalong ini diamankan bersama warga bernama Chandra alias Chan (29) di Desa Kelinjau Ulu, RT 4, Kecamatan Muara Ancalong. Saat itu, polisi menemukan dua poket sabu di saku celana Chan dan diakui milik Chan. Sedangkan Jali, saat dilakukan penggrebekan sedang bersama Chan.

“Informasinya kami peroleh dari warga. Katanya di lokasi tersebut kerap menjadi tempat transaksi sabu. Sehingga langsung dilakukan penyelidikan. Saat rumah yang ditempati tersangka kita grebek, keduanya sedang duduk di dalam rumah,” ujar Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo melalui Kapolsek Muara Ancalong, Iptu Maksum, Selasa (10/12/2019).

Chan yang mengaku sebagai pemilik sabu, mengatakan dua poket sabu di celananya akan digunakan bersama temannya. Bahkan, alat mengisap sabu juga ditemukan polisi di kamarnya. “Tersangka Chan mengaku ia membeli sabu dari seorang bernama Herdi. Namun, hingga kini Herdi masih dalam penyelidikan aparat. Sementara kedua tersangka diamankan di Makopolsek Muara Ancalong,” ujar Maksum.

Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara, disertai denda Rp 1 miliar, subsider tiga bulan kurungan,” kata Maksum.(rb04)

Foto :
Tersangka Chan dan Jali saat diamankan jajaran Polsek Muara Ancalong_HO Polsek Muara Ancalong

Comment here