Berita PilihanKutai TimurOlahraga

300 Pebalap Ramaikan Kejurprov Seri VII di Sangatta

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Seri VII gelaran Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kutai Timur berlangsung meriah. Kejuaraan yang digelar di sirkuit non permanen Bukit Pelangi dan dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur, H Kasmidi Bulang ST MM, Sabtu (21/12/2019), diikuti sekitar 300 pebalap. Baik dari dalam Kalimantan Timur sendiri, maupun luar Kalimantan Timur.

Mereka beradu teknik dan kemampuan menunggangi kuda besi dalam 19 kelas pertandingan. Terdiri dari enam kelas utama dan 13 supporting class. Kelas Utama, yakni bebek 150 cc empat langkah tune up mix seeded (MP1), bebek 125 cc empat langkah up mix seeded (MP2), bebek 150 cc empat langkah tune up mix pemula A (MP3), bebek 125 cc tune up mix pemula A (MP4), bebek 150 cc empat langkah STD mix pemula (MP5), dan bebek 125 cc empat langkah STD mix pemula (MP6).

Sedangkan supporting class terdiri dari bebek 116 cc s/d 125 cc dua langkah STD lokal Kutim/Bontang, bebek 116 cc dua langkah STD lokal Kutim/Bontang, bebek 116 cc dua langkah standar pemula, bebek 116 s/d 125 cc dua langkah standar open, bebek 116 cc dua langkah standar open, underbone 116 cc s/d 125 cc dua langkah 35 up, underbone 116 cc s/d 125 cc dua langkah open, matic 130 cc standar pemula (FDR), matic 130 cc standar open, matic 130 cc standar lokal Kutim/Bontang, mini GP 50 cc u 6 s/d 9 tahun, mini GP 50 cc U 9 s/d 13 tahun dan underbone s/d 125 cc dua langkah open.

Dalam kesempatan tersebut, Kasmidi mengatakan pihaknya sangat mendukung bakat-bakat muda yang ditunjukkan dalam pertandingan kali ini. Bahkan tak sedikit anak-anak ikut menjajal kemampuan mereka di atas motor dengan mengikuti kelas mini GP 50 cc u 6 s/d 9 tahun dan mini GP 50 cc U 9 s/d 13 tahun.

“Ajang ini merupakan ajang pembinaan dan peningkatan prestasi bagi pebalap muda berbakat di Kutim dan Kota Bontang. Semoga, dari ajang ini muncul atlet balap muda yang bisa mengharumkan nama Kutai Timur di kancah nasional maupun internasional,” kata Kasmidi.

Ia pun berharap, gelaran balap motor ini juga bisa mengurangi kenakalan remaja yang kerap melakukan balap liar untuk menyalurkan hobi berkendara dengan kecepatan tinggi. “Mereka yang suka balap liar, ini ada ajangnya. Salurkan di ajang ini. Jangan balap liar di jalan. Karena mengganggu pengendara lainnya. Silakah bergabung di ajang roadrace ini,” ujar Kasmidi.

Senada, Ketua penyelenggara kegiatan kejurprov balap motor putaran VII, Narto Bulang mengatakan kegiatan roadrace tersebut semula direncanakan berlangsung pada malam tahun baru 2020. Namun karena terkendala sirkuit permanen yang belum rampung, sehingga digelar di sirkuit non permanen dan dilakukan pekan ini. “Semoga sirkuit segera selesai, agar tahun depan saat pelaksanaan roadrace lagi, bisa digelar di sirkuit permanen,” ujar pria yang akrab disapa mboo.(rb06/08)

Comment here