Tikam Warga, Bapak Anak Dipolisikan

index 1

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Setelah melawan masa kritis selama sembilan jam, akhirnya Samsul (29) korban penikaman yang terjadi di depan Gang Sahara II, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu (6/7) malam, dinyatakan meninggal dunia, Minggu (7/7) pagi sekitar pukul 09.30 wita. Luka tikam di dada mengenai organ penting sehingga terjadi pendarahan yang tak kunjung berhenti.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasatreskim AKP Yuliansyah mengatakan Samsul, warga Jalan Poros Sangatta-Bontang, Kecamatan Sangatta Selatan, merenggang nyawa setelah terlibat perkelahian dengan Abdul Rahman (67) dan Maulana (29), warga Gang Sahara I, Kecamatan Sangatta Utara.

“Saat ini kedua bapak dan anak ini masih dalam pemeriksaan intensif tim penyidik di Satreskrim Polres Kutim. Barang bukti sajam yang dibawa keduanya saat menghadapi korban, yakni badik dan parang, juga sudah kami sita,” ungkap Yuliansyah.

Perkelahian antara bapak anak dengan korban, bermula dari tabrakan antara Maulana dengan Samsul di kapsulan Jalan Yos Sudarso I, tepatnya di depan Gang Sahara II. Samsul yang sedang berhenti ditabrak dari arah berlawanan. Keduanya pun terlibat adu mulut, hingga akhirnya Maulana mengancam akan membawa bapaknya ke lokasi tersebut.

Usai mengancam, Maulana berlari masuk ke dalam gang. Tak lama kemudian ia pun keluar bersama orang tuanya, yakni Abdul Rahman. Mereka datang membawa senjata tajam berupa badik dan parang. Saat itulah terjadi perkelahian hingga akhirnya Samsul terkapar di jalan bersimbah darah.(rb01/rb04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *