Berita PilihanKutai Timur

Kolaborasi PDAM dan Pamsimas Penuhi Ketersediaan Air Bersih Warga

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Pelayanan air bersih terus mengalami peningkatan yang signifikan. Untuk kebutuhan dasar yang satu ini, Pemkab Kutai Timur tidak hanya menggempur dengan pembangunan jaringan pelayanan melalui PDAM Tirta Tuah Benua Kutim saja. Tapi untuk daerah-daerah terpencil, program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) menjadi andalan untuk kebutuhan air bersih masyarakat.

Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT mengatakan Pemkab Kutim terus berupaya menghadirkan program Pamsimas di beberapa desa yang belum tersentuh air bersih dari PDAM Kutim. Baik melalui alokasi dana APBN maupun APBD Kutim sendiri. “Kita terus kolaborasikan untuk ketersediaan air bersih bagi masyarakat. PDAM terus membangun jaringan di 17 kecamatan se Kutim, sementara untuk desa-desa yang tak terjangkau PDAM, kita galakkan program ketersediaan air bersih melalui Pamsimas,” ungkap Ismunandar.

Tahun 2019 ini, menurut Ismunandar, ada sembilan desa yang mendapat Program Pamsimas dari dana APBN. Yakni, Desa Sido Mulyo, Benhes, Long Wehea dan Nehas Liah Bing di Kecamatan Muara Wahau, Bumi Rapak di Kecamatan Kaubun, Sri Pantun dan Marga Mulya di Kecamatan Kongbeng, Marah Haloq di Kecamatan Telen serta Tepian Langsat di Kecamatan Bengalon.

Sedangkan tiga desa lainnya mendapat Program Pamsimas dari APBD Kutim. Yakni, Desa Diaq Lay di Kecamatan Muara Wahau, Desa Tebangan Lembak di Bengalon dan Desa Tanjung Labu di Rantau Pulung.

Sementara dari PDAM Kutim, cakupan wilayah pelayanan juga terus meningkat. Sejak 2016 lalu, capaian cakupan pelayanan wilayah administrasi mencapai 30,67 persen dan wilayah teknis 51,87 persen. Di 2017, cakupan pelayanan wilayah administrasi 34,20 persen dan wilayah teknis sebesar 56,89 persen. Kemudian di 2018, cakupan pelayanan wilayah administrasi mencapai 35 persen dan wilayah teknis 55, 16 persen.

“Cakupan pelayanan terus meningkat seiring dengan pembangunan IPA di beberapa kecamatan di Kutim. Saat ini, PDAM Kutim sudah menjangkau 17 kecamatan. Dalam waktu dekat, Kecamatan Sangkulirang pun akan segera teraliri air bersih. Karena pemasangan jaringan pipa sudah hampir rampung,” kata Pjs Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan, Selasa (30/7/2019).

Tak hanya jangkauan, jumlah pelanggan PDAM Kutim juga terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Dari 17.774 di 2016 lalu, menjadi 24.896 sambungan layanan. “Memang saat ini, di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan saja belum mencapai 100 persen cakupan pelayanannya. Karena pembangunan jaringan masih terus berlangsung. Terutama di pemukiman-pemukiman baru dan padat penduduk, pasti menjadi prioritas kami,” ungkapnya.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)

Comment here