RUMAHKARYABERSAMA,COM, SANGKULIRANG – Malam pergantian tahun 2019 kemarin, menyisakan masalah tersendiri bagi lima warga Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.
Mereka adalah, Udin, Herman, Roland, Rudi, dan Firdaus. Karena salah paham, Udin nekat mengeluarkan badiknya dan menyerang keempat pemuda lainnya secara membabi buta. Akibatnya, Udin harus meringkuk di balik jeruji Polsek Samgkulirang sedangkan empat pemuda lainnya dilarikan ke RSUD Sangkulirang dan dirujuk ke RSUD Kudungga di Sangatta.
Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut.
“Kasusnya saat ini sedang ditangani jajaran Polsek Sangkulirang. Tersangka yang sempat melarikan diri juga langsung ditemukan dan diamankan di Polsek Sangkulirang untuk diproses lebih lanjut. Ia dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman sekitar 5 tahun,” kata Teddy.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi saat empat korban berkunjung ke barak tehnik PT EBL Desa Pelawan, Senin (31/12/2018) sekitar pukul 01.00 dini hari. Mereka ingin ikut merayakan malam pergantian tahun yang digelar di barak tersebut dengan hiburan musik dan bakar ikan.
Namun, saat pesta berlangsung, terjadi salah paham antara tersangka dan korban Herman. Saat itu, tersangka langsung mencabut badik dan mengarahkan pada korban Herman. Melihat gelagat tersebut, korban Roland menangkis badik yang mengarah perut Herman. Karena tikaman sangat kuat, badik yang mengenai tangan Roland, menembus perut Herman juga.
Melihat dua temannya diserang, korban Firdaus ikut membantu Roland. Ia pun terkena sasaran badik yang membabi buta. Hingga akhirnya menderita luka robek di bagian pantat. Tak hanya itu, serangan membabi buta dari Udin juga mengenai perut korban bernama Rudi.
Melihat korbannya bersimbah darah, Udin langsung melarikan diri ke dalam hutan dengan berjalan kaki sekitar 25 km. Ia pun sempat bersembunyi di barak karyawan PT APP sebelum akhirnya diamankan pihak kepolisian yang melakukan pengejaran dipimpin Kapolsek Sangkulirang, AKP Syamsu Alam SE.(*)
loading="lazy" />





