Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Pendidikan Zainuddin Aspar saat memberikan keterangan pers mengenai P3K di Kutai Timur

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA- Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan (BKPP) Kutai Timur akan segera menggelar tes penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dalam seleksi tersebut, tidak hanya formasi tenaga pendidik dan kesehatan saja. Tapi juga tenaga administrasi umum.

“Seleksi P3K akan segera dilaksanakan di 2019 ini. Setelah tes, para tenaga P3K yang lulus, akan mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP) juga. Sama seperti pegawai negeri, baik tanggung jawabnya, beban kerja maupun upah,” ungkap Kepala BKPP Kutim, Zainuddin Aspan, Selasa (1/1/2018)..

Penerimaan P3K, menurit Zainuddin, akan dilakukan bertahap, sesuai kebutuhan. Pelaksanaan tes digelar setiap tahun, selama lima tahun. Dengan harapan pada tahun kelima, sudah tidak ada lagi tenaga honor di lingkungan Pemkab Kutim.

“Jadi rencana pemerintah pusat, dalam lima tahun setelah perekrutan P3K, sudah tidak ada lagi tenaga honor. Karena, ke depan hanya ada dua kategori pegawai di lingkungan pemerintahan, yakni P3K atau PNS,” kata Zainuddin.

Dengan dilakukannya perekrutan P3K, pemerintah daerah sudah tidak diperbolehkan merekrut TK2D atau honor daerah lagi.
“Karena, P3K ini memiliki kesempatan yang sama dengan PNS. Dengan beban kerja dan upah yang setara, mereka juga berpeluang menjadi pejabat di lingkungan pemerintahan, meski hanya berstatus P3K. Mereka bisa ikut tes formasi jabatan. Asal mendapat izin dari Presiden,” ungkap Zainuddin.(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Share via