Wajib LHKPN di Kutim Baru 7,32 Persen

LogoLicious 20180802 223308
Wabup Kasmidi berharap semua peserta serius mengikuti bimtek
LogoLicious 20180802 223308
Wabup Kasmidi berharap semua peserta serius mengikuti bimtek

SANGATTA – Dari 1.014 wajib Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) di Kabupaten Kutai Timut, baru 101 yang melaporkan tentang kekayaannya. Angka tersebut dibeberkan Kepala Inspektorat Wilayah (Itwil) Kutim, Suko Buwono.
Beranjak dari rendahnya angka pelapor LHKPN, Itwil Kutim menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggelar sosialisasi tentang pentingnya melaporkan harta kekayaan bagi para penyelenggara negara.
Kegiatan secara resmi dibuka Wakil Bupati Kasmidi Bulang di ruang Meranti, Kantor Bupati,, Kamis (2/8/2018).
Menghadirkan pembicara Kepala Inspektorat Wilayah (Itwil) Suko Bowono dan Deputi Bidang Pencegahan KPK Spesialis LHKPN, Riski Amalia dan dihadiri seluruh peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Kutim.

Wabup Kasmidi Bulang meminta agar progres LHKPN di Kutim dapat dilaporkan tiap minggu. Karena, bagi seluruh pegawai yang wajib melaporkan LHKPN, akhir Agustus, harus sudah melaporkan dan clear.

“Saya minta tiap rapat coffee morning, Itwil melaporkan perkembangan hasil e LHKPN Kutim. Saya berharap semua peserta serius dalam mengikuti bimtek. Karena berdasarkan data yang ada, baru 7,32 persen wajib LHKPN yang melapor,” ujar Kasmidi.

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan KPK spesialis LHKPN, Riski Amalia mengatakan sosialisasi e-LHKPN, agar pemerintah daerah segera menyesuaikan regulasi KPK yang terbaru Nomor 7 tahun 2016, terkait jabatan yang wajib melaporkan dan ada sanksi jika tidak melaporkan.
“Jika bisa, ada web resmi Pemkab Kutim yang di dalamnya mengumumkan siapa yang sudah melaporkan dan belum melaporkan,” ungkap Riski.

Manfaat lain LHKPN, menurut Riski, sebagai tindakan transparansi awal, lalu menjadi instrumen pertimbangan untuk promosi jabatan dan pengawasan selama yang bersangkutan menjabat.(*)

Video terkait bimtek LHKPN

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *