Para peserta lomba mobile legends beradu ketangkasan dalam memainkan game

SANGATTA – Ajang mobile legends Tournament Mahyunadi Cup yang digelar selama dua hari, Sabtu (28/7/2019) hingga Minggu (29/7/2018), tak hanya menarik minat para gamers di Kutim, tapi juga Bontang serta Berau. Dua kabupaten/kota yang berdampingan dengan Kabupaten Kutai Timur.

Selama dua hari, sekitar 780 penikmat digital yang terbagi dalam 90 tim, berkumpul di halaman
kediaman pribadi Ketua DPRD Kutai Timur, H Mahyunadi SE, di Jalan Hidayatullah, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara. Mereka beradu taktik dan ketangkasan dalam permainan digital berhadiah total Rp 30 juta.

“Permainan digital ini, banyak sekali peminatnya. Terutama dari generasi muda. Kalau kita tidak peduli, generasi muda kita akan bermain sembunyi-sembunyi. Padahal, mereka yang bermain game digital seperti ini, justru memiliki kegiatan positif. Mereka terhindar dari efek negative pergaulan bebas, miras maupun narkoba. Mereka berkumpul, mencari tempat ber wifi, untuk main game,” ungkap Mahyunadi, selaku penggagas ajang tersebut.

Namun, lebih dari pada itu, lanjut Mahyunadi, ia ingin mengajak para gamers di Kutim, Berau dan Bontang untuk berbagi dan peduli. Memadukan antara iptek dan imtaq. Dari anak-anak yang suka permainan digital dengan mereka yang tidak bermain game digital.

“Dalam turnamen ini, peserta dibebankan biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000 per tim. Semua uangnya disumbangkan ke sembilan panti asuhan yang ada di Sangatta. Tiap panti mendapat alokasi Rp 5 juta. Karena dunia ini harus seimbang. Antara Iptek dan Imtaq,” ungkap Mahyunadi.(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!