
SANGATTA – Inspeksi mendadak di hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Lebaran tahun ini, Kamis (21/6), juga meninjau RSUD Kudungga Sangatta. Spesialnya, tak hanya Wakil Bupati Kasmidi Bulang yang meninjau, tapi hadir pula Sekda Irawansyah, Asisten I Mugeni dan Asisten III, Yuliansyah. Mereka terpanggil untuk membahas soal pelayanan rumah sakit rujukan di Kutai Timur ini.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur segera membentuk tim terpadu untuk menuntaskan masalah pelayanan di RSUD Kudungga Sangatta, yang banyak dikeluhkan masyarakat. Terutama mereka yang menjadi pasien rumah sakit tersebut. Yakni persoalan aliran listrik yang kerap byar pet. Bahkan bisa 10 kali dalam satu hari. Sehingga beberapa fasilitas seperti AC, kipas angin atau lampu tak bisa digunakan dan mengganggu kenyamanan pasien.
“Senin (25/6), kita segera membentuk tim terpadu dan menggelar rapat koordinasi. Untuk menuntaskan permasalahan yang dikeluhkan warga tentang pelayanan rumah sakit umum. Terutama soal listrik. Memang sampai sekarang, rumah sakit masih menggunakan genset. Kita sudah alokasikan anggaran untuk pemasangan instalasi listrik melalui Bagian Perlengkapan, Setkab Kutim pada tahun anggaran murni 2018 ini. Namun sepertinya belum berjalan. Kemungkinan ada kendala apa, kita belum tahu. Jadi nanti tim terpadu akan melibatkan bagian perlengkapan, bagian aset pada BPKAD Kutim, rumah sakit dan Bappeda. Agar seluruh persoalan dapat diselesaikan,” ungkap Wabup Kasmidi Bulang.(team)
loading="lazy" />






