Terkait Pembentukan Instansi Vertikal BNN RI, Wabup Kasmidi Bulang Kunjungi BNN RI

IMG 20240118 WA0004

JAKARTA. Terkait Pembentukan Instansi Vertikal BNN RI, Wabup Kasmidi Bulang Kunjungi BNN RI -Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komisaris Jendral Polisi Dr. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., di dampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BNN RI Muhammad Zainul Muttaaqien, S.H., SIK., M.A.P., beserta jajaran BNN RI menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) H Kasmidi Bulang ST., MM., didampingi Kepala Pelaksana Harian BNK Kutim H. Sarwono Hidayat, Koordinator Rehabilitasi BNNP Kalimantan Timur (Kaltim) H. Iwan Settiawan, Kasi Intel BNNP Kaltim Dwi Bowo, beserta rombongan di Gedung BNN RI, Jalan MT. Haryono, Cawang, Keramat Jati, Jakarta, pada Kamis (18/1/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Kutim mengajukan proposal terkait keinginannya untuk vertikalisasi BNK menjadi BNNK Kutim dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Bacaan Lainnya

Hal ini dilakukan guna menekan penyalahgunaan narkoba yang marak terjadi di Kabupaten Kutim, Provinsi Kaltim.

Wakil Bupati Kutim berharap dengan kunjungan ini Kabupaten Kutim menjadi prioritas vertikalisasi BNK menjadi BNNK Kutim mengingat sebentar lagi IKN. Dimana pintu masuk peredaran narkotika diyakini lebih besar lagi.

“Kami hari ini sangat bangga, karena disampaikan dari kementrian, bahwa Kutim menjadi salah satu yang menjadi perubahan status dari BNK untuk menjadi BNNK ”, kata Kasmidi Bulang.

Lebih jauh dikesempatannya Wabup menyampaikan beberapa tahapan proses hibah lahan seluas 2 hektar untuk BNN RI, yang berstatus atas nama BNN RI dan telah diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor pada saat Isran Noor masih menjabat sebagai Gubernur Kaltim.

Wabup mengatakan bahwa sebagai wujud komitmen dalam pengajuan vertikalisasi BNK menjadi BNNK di Kabupaten Kutim kami telah menyiapkan sarana dan prasarana.

Adapun sarana dan prasarana yang telah disiapkan, antara lain: tanah seluas 2000 m2, bangunan untuk kantor BNNK Kutim, kendaraan operasional, dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Kepala Biro SDM BNN RI Muhammad Zainul Muttaaqien, S.H., SIK., M.A.P., mengungkapkan terkait vertikalisasi BNN di Kabupaten Kutim harus meminta persetujuan dari Kemen PAN RB terlebih dahulu.

Terkait Pembentukan Instansi Vertikal BNN RI, Wabup Kasmidi Bulang Kunjungi BNN RI

“Selanjutnya akan ada evaluasi di wilayah serta memperhitungkan anggaran dan pegawai yang dimiliki oleh BNN”, tutur Muhammad Zainul Muttaaqien.

Dikesempatannya Kepala Biro SDM BNN RI memaparkan Peraturan BNN Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pembentukan Instansi Vertikal Badan Narkotika Nasional.

“Berdasarkan Pasal 4 Peraturan BNN Nomor 6 Tahun 2021, BNN melakukan evaluasi terhadap efektivitas dan kapasitas instansi vertikal BNN yang telah terbentuk,” tuturnya.

Indikator penilaian evaluasi instansi vertikal BNN diantaranya ; capaian kinerja pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, pemenuhan jumlah pegawai sesuai daftar susunan pegawai, pemenuhan kebutuhan anggaran serta pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana.

Terkait Pembentukan Instansi Vertikal BNN RI, Wabup Kasmidi Bulang Kunjungi BNN RI

“Kriteria penilaian pembentukan instansi vertikal berdasarkan Peraturan BNN RI Nomor 6 Tahun 2021 harus memenuhi 60 persen unsur pokok. Diantaranya kondisi wilayah, kejahatan narkotika, fasilitas P4GN, ekonomi, pariwisata dan hiburan, penyalah guna, serta kasus tindak pidana lainnya,” jelas Zainul Muttaaqien.

Dan 40 persen unsur penunjang lainnya yang didalamnya terdiri dari tanah dan gedung, hibah anggaran, sumber daya manusia, kendaraan dinas serta maubeler, alat olah data dan peralatan mesin.

Atas kunjungan Pemkab Kutim tersebut, BNN mengapresiasi pengajuan permohonan yang disampaikan Wabup Kutim. Semoga menjadi dorongan dalam penguatan terbentuknya BNNK Kutim, tutup Kepala Biro SDM BNN RI. (1,3,5)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *