Berita PilihanKutai Timur

Pemerintah Daerah Akan Mencari Pola Pembatasan Aktifitas Pegawai

RUMAHKARYABERSAMA.COM. SANGATTA – Meningkatnya kasus covid 19 di Indonesia khusunya Kutai Timur membuat Pemerintah Daerah akan menacari pola dan mengkaji untuk pembatasan aktifitas bagi para ASN untuk menekan jumlah penderita covid 19, hal itu disampaikan Plt Bupati Dr. H. Kasmidi Bulang, ST. MM saat memberikan sambutan penyerahan SK CPNS Kutai Timur diruang meranti Selasa 12 Januari 2021.

Dihadapan Asissten, Staff Ahli, Kepala OPD dan CPNS Kasmidi menyampaikan ” Disaat ini negara kita masih mengalami pandemic covid 19, vaksin sudah ada namun belum tahu kapan akan dimulai vaksin, karena sampai minggu lalu informasi terkahir kami dapat saat rapat dengan satgas covid, belum ada ijin dari BPOM sehingga vaksin belum bisa digunakan, dan rencananya tanggal 14 baru akan kita mulai ” Ungkapnya

Dari pantauan media www.rumahkaryabersama.com pada laman website corona.kutaitimurkab.go.id peningkatan kasus covid 19 terus merangkak naik dan sudah mencapai 4.325 kasus, sedangkan untuk jumlah orang yang sembuh mencapai 3.973, sedangkan yang masih dirawat sebanyak 289 orang.

” Oleh sebab itu kepada saudara – saudara semua, walaupun jumlah kehadiran, pertemuan dan kegiatan yang kurang dari tahun – tahun sebelumnya harus tetap terjaga, jangan nanti karena covid 19 terus membuat kita jadi malas – malasan. Apalagi ada instruksi dari Presiden bahwa kehadiran pekerja dibatasi, dengan dibatasinya ini artinya kita sudah mengurangi masuk kantor , tapi nanti akan kita buat polanya khususnya kita di pemerintahan tolong dikaji, dan saya juga sudah koordinasi dengan Kepala Daerah se Kaltim masuk kantornya diatur, jadi tidak mesti semuanya tidak masuk jadi kalau ada apa – apa bisa saling komunikasi, apalagi kita diperbolehkan kerja dirumah tetapi dengan tetap berkoordinasi. Karena beban dan tanggung jawab kita sebagai aparatur negara kita wajib menjalankan tugas – tugas kita karena dibiayai oleh negara ” Kata Kasmidi Bulang (Rb 07)

Comment here