Berita PilihanKutai Timur

Kunjungi Kecamatan Sandaran, Plt Bupati Kasmidi Bulang Resmikan Spamdes dan Mesin Lampu

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Plt Bupati Kutai Timur, H Kasmidi Bulang ST MM bersama rombongan pejabat di lingkungan Pemkab Kutai Timur melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sandaran, Selasa (22/9/2020).

Di kecamatan pesisir terluar Kabupaten Kutai Timur, Plt Bupati melakukan peresmian secara simbolis SPAMDES di Desa Tado’an dan Desa Tanjung Mangkalihat.

Kehadiran Plt Bupati Kasmidi Bulang disambut antusias oleh warga. Camat Sandaran, Taher Pekang pun tak malu-malu mengeluarkam uneg-unegnya di hadapan masyarakat.

“Sudah 18 tahun kabupaten ini berdiri, baru Plt Bupati Kasmidi Bulang, yang saya suruh menyusuri jalan dari Sangkulirang ke Sandaran. Biasanya ke Sandaran lewat laut. Hari ini, lewat darat sekitar 3 jam lebih. Agar melihat kondisi jalan dari Sangkulirang menuju Sandaran,” ungkap Taher.

Kondisi miris lainnya di Kecamatan Sandaran adalah soal telekomunikasi. Sampai saat ini, tak ada jaringan internet di Kecamatan Sandaran. “Di sini (Sandaran, red), saya cari sinyal kiri kanan, g ada. Mau whatsapp gak bisa,” ujarnya.

Meski demikian, Taher mengaku bersyukur dua dari sembilan desa di Kecamatan Sandaran, mendapatkan program Spamdes. “Semoga ke depan seluruh desa bisa terjangkau oleh program Kementerian desa,” ujarnya.

Menanggapi keluhan Camat Sandaran, Plt Bupati Kasmidi Bulang langsung memberi kabar gembira. Bahwaicon plus, sebuah provider jaringan telekomunikasi akan membantu pemasangan akses internet di Sandaran. Untuk tahap awal, diberikan di dua titik yakni di Desa Sandaran dan Desa Manubar.

“Untuk Kutai Timur ada 20 titik, tetapi bertahap, dua titik dulu untuk Kecamatan Sandaran. Selebihnya dipasang di kecamatan lainnya, terutama kawasan pedalaman. Jaringan telekomunikasi ini juga memberikan fasilitas internet gratis,” ujarnya.

Kasmidi juga tak memungkiri beberapa program usulan masyarakat setempat ada yang tak terealisasi. Hal ini disebabkan pada 2020 terjadi pandemic covid -19 yang membuat APBD 2020 harus dipangkas 50 persen, untuk dialihkan pada penanganan covid-19.

Tatap muka Plt Bupati dengan masyarakat Kecamatan Sandaran, juga diisi dengan penandatanganan pembangunan SPAMDES dan water meter di dua desa, penyerahan KTP el serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat.

Selain ke Desa Sandaran, rombongan Pemkab Kutai Timur juga mengunjungi Desa Marukangan untuk meresmikan mesin lampu yang dibeli dari dana desa dan menyerahkan BLT. Serta mengunjungi Desa Susuk Tengah untuk meresmikan sekaligus uji coba provider Telkomsel.(rb01/02/03/04)

Comment here