Remaja 15 Tahun di Rantau Pulung Jadi Korban Sodomi Penjual Jamu

603444B1 261F 4D0F 900D 271D81FB9308

RUMAHKARYABERSAMA.COM,RANTAU PULUNG – Peristiwa menghebohkan terjadi di Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur. Seorang remaja laki –laki berusia 15 tahun, menjadi korban penyimpangan seks oleh seorang penjual jamu di wilayah tersebut. Beruntung orang tua korban segera mengetahui apa yang dialami sang anak. Si penjual jamu itu pun langsung digelandang ke Polsek Rantau Pulung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo melalui Kapolsek Rantau Pulung Iptu M Rizal mengatakan terungkapnya kasus pencabulan anak di bawah umur ini bermula dari kecurigaan sang ayah dan laporan salah seorang kerabat tentang korban. Sang ayah langsung menanyakan anaknya, apakah memiliki hubungan dengan tersangka. Si anak menjawab iya dan menceritakan awal mulanya kenal dengan si penjual jamu.

“Jadi, keduanya kenal melalui media sosial. Kemudian saling berhubungan melalui pesan pribadi. Ngobrol dan saling kirim foto. Korban ini tertarik, karena tersangka memasang foto perempuan dan berlaku seperti perempuan dalam komunikasi mereka di media sosial,” ungkap Rizal.

Komunikasi pun berlanjut hingga akhirnya si tersangka mengirim foto wanita telanjang yang seolah-olah dirinya, dan korban pun menurut saja ketika diminta mengirim foto dirinya dalam keadaan telanjang.

“Alhasil, berbekal foto tersebut tersangka mengajak korban ketemu dan mengancam akan menyebarkan foto tersebut bila korban tak mau menuruti keinginannya. Yakni melayani nafsu menyimpang tersangka,” ungkap Rizal.

Saat ini tersangka sudah diamankan jajaran Polsek Rantau Pulung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat pasal 81 ayat (1) dan (2) Jo pasal 82 ayat (1) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun pidana kurungan.(rb04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *