Berita PilihanKriminalKutai Timur

Dua Pengedar Sabu di Desa Nehas Liah Bing Diamankan

RUMAHKARYABERSAMA.COM, MUARA WAHAU – Polisi dari jajaran opsnal Satreskoba Polres Kutai Timur kembali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di kawasan pedalaman Kutai Timur. Dua tersangka berhasil diamankan di tempat yang sama dalam waktu yang terpaut lima menit, Minggu (10/11/2019) sore.

Keduanya adalah Rusly (29) warga Jalan Ding Bong RT 4 Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau dan Baharudin (29), warga Desa Diaq Lay, Kecamatan Muara Wahau. Mereka diamankan di sebuah rumah di Jl Ding Bong Desa Nehas Liah Bing.

Kasatreskoba Polres Kutai Timur, Iptu Chandra Buana mengatakan penangkapan pertama dilakukan pada tersangka Rusly alias Aco. Ia diamankan di dalam rumahnya di Jl Ding Bong, saat berada di ruang belakang. “Saat digrebek, ia tak dapat berkutik. Aparat pun langsung melakukan penggeledahan. Mengingat Aco sudah menjadi incaran polisi sejak pertengahan 2019 lalu. Saat penggeledahan itulah, kami temukan satu poket sabu seberat 0,75 gram yang disimpan dalam genggaman tangan kanan tersangka,” ungkap Chandra dalam rilis yang diterima awak media ini, Senin (11/11/2019).

Berselang lima menit, yakni sekitar pulul 17.05 wita, di tempat yang sama aparat kembali mengamankan tersangka pengedar lainnya. Baharudin alias Bahar diamankan di rumah tersebut di dalam kamar di belakang dapur. Ia dipergoki menyimpan 11 poket sabu seberat 6,63 gram di sebuah dompet perhiasan yang disimpan di bawah lemari.

“Selain menemukan sabu yang sudah dikemas ekonomis dan siap edar, kami juga menemukan timbangan digital, plastik klip serta uang sebanyak Rp 500.000 yang diduga merupakan hasil penjualan sabu,” ujar Chandra.

Tak ayal, keduanya langsung digelandang ke Makopolres Kutai Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut. Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat ( 1 ) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan terancam mendekam di penjara paling cepat lima tahun.(rb04)

Comment here