RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Bocah korban tenggelam di Sungai Sangatta akhirnya ditemukan. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tertelungkup, mengapung di tepi sungai dekat kawasan Dusun Kampung Kajang, Jumat (5/7/2019) sekitar puk 17.00 sore.
Tubuh mungilnya terlihat pertama kali oleh warga yang akan memancing di kawasan tersebut. Tim gabungan langsung mendatangu lokasi penemuan jenazah korban.
Dari lokasi penemuan, jenazah dibawa ke RS PKT untuk pemeriksaan dan visum. Kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.
Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT ikut hadir di rumah duka untuk mengucapkan bela sungkawa langsung pada pasangan Sudar dan Sri, orang tua bocah Wahyu. Bupati juga ikut menyolatkan jenazah korban di Masjid Darus Sakinah di Jalan As Sadiyah, sebelum dimakamkan ke pemakaman umum Silva Duta di Dusun Massabang.
Tenggelamnya bocah Wahyu bermula dari saat ia bersama kedua orang tuanya ke Pasar Sangatta Seberang. Saat menumpang ponton, motor yang dikendarain Sudar, ayah Wahyu kebablasan keluar dari ponton. Motor itu pun tercebur ke Sungai Sangatta. Akibatnya, Sudar ikut tercebur ke sungai bersama Wahyu dan Sri, istrinya.

Sudar mengaku saat tercebur, ia masih memeluk Wahyu dengan tangan kirinya, sementara tangan kanan memegang stang dan rem motor. Namun begitu memasuki air, tubuh Wahyu terlepas dari pelukannya.
Sudar dan Sri, berhasil menyelamatkan diri dan naik ke dermaga ponton. Sedangkan Wahyu hilang tak muncul ke permukaan.(rb03)
loading="lazy" />






