Keluarga Pasrah, Tangan Odik Diamputasi

IMG 20190526 WA0034

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SAMARINDA – Masih ingat dengan musibah yang menimpa warga Desa Bumi Rapak SP 2 Kecamatan Kaubun yang diterkam buaya di Sungai Kaubun? Warga bernama Odik Sudirman (72), saat ini sudah mendapat penanganan medis di RSU AW Syahrani, di Samarinda.

Pasalnya, baik puskesmas maupun RSUD Kudungga tak mampu melayani pasien dengan kondisi tangan yang patah dan nyaris putus akibat terkaman buaya. Apalagi, saat dibawa ke RSUD Kudungga, kondisi Odik sudah parah. Darah tak berhenti keluar. Telapak tangan sudah terlihat membiru. Sehingga membutuhkan penanganan medis yang segera dan hanya bisa dilakukan di Samarinda.

IMG 20190526 WA0035Di RSU AW Syahrani, Odik terpaksa menjalani operasi amputasi pada tangan kirinya. Dengan alasan, banyak syaraf yang sudah tidak berfungsi lagi akibat terputus. Selain untuk menghindari infeksi akibat gigitan buaya.

“Kami hanya bisa pasrah saja. Tak bisa menolak. Karena kondisi bapak sudah menurun terus kemarin. Mau tidak mau. Daripada dibiarkan, malah jadi infeksi,” ungkap Siti, sang anak.

Saat ini, kata Siti, ia dan keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter. Kalau sudah tidak ada lagi infeksi, tangan yang diamputasi segera dijahit. Namun, bila masih ada infeksi, akan dioperasi kembali.

Ia pun mengucapkan terima kasih, atas bantuan bapak dari Wakil Bupati Kutim, H Bulang Haruna yang sempat ke RSUD Kudungga bersama Kades Bumi Rapak, Rahmat, Sabtu (25/5/2019) sore dan memberi bantuan uang untuk biaya perobatan ayahnya.(rb04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *