Ke Pesisir Kutim, Hadi Mulyadi Gali Soal Pabrik Semen

IMG 20190422 WA0037

 

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi S Si M Si bersama rombongan dari Pemprov Kaltim, didampingi Wabup H Kasmidi Bulang ST MM dan Sekda Drs H Irawansyah M Si mengunjungi lokasi rencana pembangunan Pabrik Semen Kobexindo di kawasan Desa Sekerat dan Selangkau, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Senin (22/4). Kunjungan dirangkaikan dengan dialog bersama warga dua desa tersebut.

Di hadapan warga Desa Sekerat Kecamatan Bengalon dan Desa Selangkau Kecamatan Kaliorang, Wagub Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim terus berpikir keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kalau pabrik semen itu ada, masyarakat di dua desa inilah yang menikmati. “Hadirnya Pabrik semen, kita akan membuat kontrak CSR pembangunan masyarakat sekitar harus diperhatikan. Terkait pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, seperti air bersih dan listrik serta fasilitas lainnya. Mereka boleh ada di sini, tapi pembangunan dan lingkungannya harus terjaga,” ujar Hadi ”

IMG 20190422 WA0036

Kunjungan ini, karena Pemprov Kaltim merasa perlu meninjau Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai tindak lanjut rapat 8 April 2019 lalu. Di antara PSN, adalah KEK Maloy. Karena berdekatan dengan lokasi rencana pembangunan pabrik semen, jadi sekaligus mampir. Sebab, ada yang mau berinvestasi di sini.

“Terkait pertemuan dengan masyarakat, mereka mendukung pembangunan pabrik semen, asal kesejahteraan masyarakat setempat diperhatikan. Infrastruktur terbangun dan desa mereka menjadi lebih maju,” kata Hadi.

Sebelumnya, Kades Selangkau, Hasbullah mengungkapkan warga desa tidak ada yang menolak hadirnya pabrik semen di desa mereka. Bahkan mendukung agar segera berdiri. Dengan harapan, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. “Kami berharap pembangunan juga meningkat di desa kami. Lapangan pekerjaan terbuka lebar dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengatakan soal pabrik semen, kehebohan berada di luar Kutim. Hal ini menandakan, masyarakat setempat juga Pemkab Kutim mendambakan pembangunan di daerahnya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Terutama Kecamatan Bengalon dan Kecamatan Kaliorang.

“Kita semua tahu dengan kondisi keuangan Kabupaten Kutai Timur yang seperti sekarang, pembangunan berjalan sedikit lambat. Karena keterbatasan anggaran. Kalau ada pabrik semen, bisa membantu pembangunan infrastruktur kita,” ujar Kasmidi.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *