“Dukcapil Go Digital” Urus Adminduk Bisa Lewat Smartphone

WhatsApp Image 2019 02 20 at 17.15.39
pampflet RKB fix 1

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur akan segera menggunakan sistem “Dukcapil Go Digital”, agar pelayanan administrasi masyarakat bisa lebih cepat. Yakni, sistem yang memungkinkan penggunaan tanda tangan digital untuk pengurusan data Administrasi Kependudukan (Adminduk).

WhatsApp Image 2019 02 20 at 17.15.39

Kepala Disdukcapil Kutim, Januar HPLA mengatakan sistem Dukcapil Go Digital tidak hanya akan dilakukan di Kutim, tapi akan digunakan oleh Duskcapil se Indonesia. “Nantinya semua pelayanan Disdukcapil terutama pembuatan Kartu Keluarga (KK), perubahan KK, surat pindah, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akan dilakukan secara digital. Melalui aplikasi yang dapat diakses menggunakan smartphone,” ungkap Januar.

Hanya saja, lanjut Januar, untuk pembuatan KTP el, tidak bisa menggunakan sistem ini. Karena harus melalui proses perekaman lebih dulu di kantor kecamatan atau Disdukcapil terdekat. Untuk surat-surat Adminduk lainnya, cukup membuka website Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan mengisi formulir yang ada di laman website. “Jadi tidak perlu ke Disdukcapil. Cukup buka website dari komputer, laptop atau smartphone dan mengisi formulir yang ada di website tersebut,” kata Januar.

Berkas yang diperlukan, kata Januar, bisa difoto dan dilampirkan dalam formulir di website. Seperti mengurus akta kelahiran, dibutuhkan surat keterangan lahir dari RS, Puskesmas atau Bidan. KTP el dan KK orang tua. Semua berkas tersebut nanti akan masuk ke Disdukcapil Kutim, melalui website Kemendagri,” ujar Januar.

Dengan sistem “Dukcapil Go Digital” tidak ada lagi hambatan lokasi pelayanan administrasi kependudukan. Karena dapat dilakukan dimana dan kapan saja secara digital. “Nanti dengan sistem ‘barcode’, apabila sudah dikonfirmasi operator atau kepala seksi. mereka akan mengirim ke saya melalui chatting,” ujar Januar.

Meski demikian, realisasi program ini masih menunggu persiapan server dan petugas analisis data base (ADB) yang masih menunggu pelatihan dari pusat. Nantinya ADB akan menjadi pemegang kunci dari server. Setelah itu mereka akan menyesuaikan aplikasi yang digunakan oleh pusat. “Secara digital, kami sudah siap. Mudahan tahun ini sudah bisa dilaksanakan,” kata Januar.(advertorial/Kominfo Perstik Kutim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *