SANGATTA – Bayar pajak massal Rekor MURI gelaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur, Rabu (10/10/2018), berlangsung sukses. Lebih 8.000 wajib pajak melakukan pembayaran serentak dalam kegiatan yang didedikasikan sebagai kado HUT ke 19 Kabupaten Kutai Timur.

Bahkan kegiatan ini dinyatakan Kepala Kanwil Dirjen Pajak Kaltim Kaltara, Samon Jaya sebagai kegiatan yang pertama di Indonesia, dan ia berharap diikuti oleh kabupaten kota lainnya. Sebagai bentuk sinergitas Pemerintah Daerah dan Pusat, serta masyarakat.

Bupati Ismunandar mengatakan pembayaran pajak massal adalah bukti bahwa masyarakat Kutim sadar dan taat pajak. Selain sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah.

“Pemecahan rekor MURI adalah bonusnya. Tapi, inti dari kegiatan ini adalah bukti bahwa masyarakat kita merupakan masyarakat yang sadar dan taat pajak. Kita harap dengan begitu, perekonomian di Kutim bisa terus bangkit, dan tak lagi bergantung pada penerimaan dari bagi hasil yang bisa sewaktu-waktu dipangkas oleh pemerintah pusat,” kata Ismunandar.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Kutim, Musyafa menargetkan pemasukan dari kegiatan Bayar Pajak Massal antara Rp 150 hingga Rp 200 miliar. Karena dari PT KPC sudah ada pemasukan pajak karyawan sebesar Rp 100 miliar lebih. Ditambah dari PT Petromine sebesar Rp 54 miliar.(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!