Pengembangan Agro Industri Menjadi Perhatian Khusus Fraksi AKB DPRD Kab. Kutim

0AC9ADFB 917C 43AB A275 1B3C15318E30

RUMAHKARYABERSAMA. COM, SANGATTA – Sektor Pangan dinilai pantas untuk dikembangkan, prioritas ketahanan pangan menjadi amanat Presiden Republik Indonesia, sekalipun secara umum daerah dikenal dengan Tambang batubara.

Menurut Apansyah dari Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) DPRD Kutai Timur mengaharapkan agar RPJMD Kutim tahun 2021-2026 juga difokuskan pada program ketahanan pangan. Harapan tersebut dimuat dalam pandangan umum (PU) Fraksi AKB.

Disektor pertanian Kutim memiliki potensi yang luar biasa Jika dikelola dengan baik. Dan tidak menutup kemungkinan ketahanan pangan akan dihasilkan dengan baik pula, begitupun dengan pengembangan triple agro.

Apansyah mengatakan “Sekalipun secara umum Kabupaten Kutai Timur dikenal dengan tambang batubara, namun potensi dari sektor pertanian juga banyak yang bisa digali, sehingga dengan pengembangan dan daya kelola yang baik akan menghasilkan ketahanan pangan sebagaimana yang diharapkan. Pengembangan Triple Agro juga sangat tepat menjadi prioritas pembangunan,” ujarnya

Fraksi AKB juga menyebut kegiatan inti agribisnis adalah budidaya pertanian. Sedangkan usaha inti agroindustri adalah sistem pengelolaan bahan nabati dan hewani. “Kedua hal ini berhubungan dengan pengembangan agrowisata,” kata Apansyah.

Sejumlah daerah di Indonesia, lanjut Apansyah, menawarkan agrowisata yang berbasis agribisnis dan agroindustri. “ Tentu saja sebagaimana yang selalu disampaikan oleh Fraksi Amanat Keadlian Berkarya agar semua itu tetap memperhatikan kearifan lokal,” tuturnya. (Advetorial / Rb. 01.07)

Pos terkait