Untuk percepatan tersebut, Pemkab Kutim, dalam waktu dekat akan melakukan audiensi di Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan. Hal ini diungkapkan Sekda Drs H Irawansyah M Si, di sela pelaksanaan coffee morning, Senin (24/2/2020).
“Pemkab Kutim tahun ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk penyelesaian causeway. Namun, belum bisa dikerjakan karena masih menunggu pelimpahan aset dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan yang informasinya, juga harus mendapat persetujuan Presiden, karena nilai aset di atas Rp 10 miliar,” ungkapnya.
Ia berharap komunikasi dengan pemerintah pusat, bisa berjalan lancar, dan hibah aset causeway, bisa dilakukan secepatnya. Agar pembangunan causeway juga bisa segera dilakukan. “Semoga setelah dilakukan audiensi, aset causeway bisa segera dilimpahkan dan pemerintah bisa segera menyelesaikan pembangunannya. Agar Pelabuhan Kenyamukan bisa segera digunakan,” ujar Irawansyah.
Namun, bila hasil audiensi belum ada kejelasan tentang penyerahan aset, apakan akan diserahkan pada pemerintah daerah atau dilanjutkan pembangunannya oleh pemerintah pusat, maka anggaran yang sudah disiapkan Pemkab Kutim, akan dialihkan untuk pembangunan lainnya.
“Kalau pemerintah pusat mau menyelesaikan, silakan. Tapi kita mohon agar segera. Sehingga pelabuhan bisa difungsikan secepatnya. Dana Rp 10 miliar itu bisa ditarik di perubahan untuk keperluan pembangunan yang lain,” ungkapnya.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)
