Target Sembelih 5.000 Sapi Tiap Tahun, DTPHP Kutim Bakal Lakukan Hal In

IMG 20240517 WA0018

IMG 20240508 WA0034 1

rumahkaryabersama.com. Target Sembelih 5.000 Sapi Tiap Tahun, DTPHP Kutim Bakal Lakukan Hal Ini – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menargetkan 5.000 sapi siap disembelih tiap tahun. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kutai Timur (Kutim), Dyah Ratnaningrum.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, target tersebut sesuai dengan pemenuhan kebutuhan sapi sebagai konsumsi masyarakat Kutim. Target itu dianggap realistis untuk dapat direalisasikan.

Hanya saja, ada teori tersendiri mengenai penyembelihan sapi. Hal itu dilakukan agar tidak menganggu populasi sapi di Kutim.

“Secara teori, yang boleh dipotong dari populasi hanya berjumlah 10 persen. Dengan begitu, tidak menggerus dan tidak menghabiskan populasi yang ada,” jelas Dyah.

Kepala DTPHP menjelaskan, untuk mencapai target potong 5.000 ekor sapi per tahun tidaklah mudah. Sebab, Kutim harus memiliki 50 ribu ekor sapi.

Sementara, saat ini, sapi di Kutai Timur baru 15 ribu ekor. Hal ini membuat DTPHP mengambil langkah terukur agar jumlah sapi itu dapat tercapai.

“Target kami adalah selama 10 tahun ke depan, setiap tahunnya populasi sapi harus bertambah sebanyak 3500 ekor,” ucapnya.

Dyah menjelaskan ada beragam cara untuk mengembangbiakkan sapi. Yakni kawin alam dan inseminasi buatan.

Untuk, Dyah bakal melakukan dua cara itu untuk mencapai target. Dia mengatakan, dari target 3.500 sapi, diharapkan 2.000 ekor sapi dapat dicapai melalui kawin alam. Sementara sisanya bisa melalui inseminasi buatan.

Target Sembelih 5.000 Sapi Tiap Tahun, DTPHP Kutim Bakal Lakukan Hal Ini

Dyah menjelaskan, target yang dibebankan itu cukup realistis. Sebab, populasi sapi saat ini dan jumlah betina produktif yang terdaftar mencapai sekitar 4000 ekor.

“Saya yakin target 2000 ekor itu bisa tercapai, karena dari populasi yang ada, ditambah dengan data betina produktif yang sekarang terdaftar sekitar 4000 ekor,” imbuhnya.

Dia juga berharap, target pemenuhan kebutuhan daging sapi di masyarakat dapat dipenuhi, tanpa menganggu populasi sapi. (adv) Maksimalkan Pelayanan, DTPHP Kutim Bakal Bangun Puskeswan di Kaubun dan Bengalon

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *