Kurangnya Fasilitas SMA di Kutim, Anngota Dewan Berencana Kunjungi Disdikbud Kaltim

9376a887 3a6d 4158 8e5c 3963a23d18f8

Rumahkaryabersama.com Kurangnya Fasilitas SMA di Kutim, Anngota Dewan Berencana Kunjungi Disdikbud Kaltim – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmy, memberikan tanggapannya terkait penambahan ruang kelas baru (RKB) di SMA di wilayah Kutai Timur.

Setelah mengikuti rapat paripurna ke-IX di Gedung DPRD, Jimmy menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) guna memperoleh perhatian terkait masalah ini. Ia mengekspresikan keprihatinannya melihat semangat dan minat belajar peserta didik di SMA yang tinggi, sementara ketersediaan ruangan tidak mencukupi.

Bacaan Lainnya

“Sangat disayangkan jika kurang didukung oleh pembangunan infrastruktur yang memadai. Orang tua seharusnya tidak perlu berpisah dengan anak-anak mereka yang masih bersekolah di SMA,” ungkap Jimmy.

Menurutnya, Disdikbud Kaltim perlu berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memprediksi pertumbuhan usia sekolah dan populasi setiap tahun. Sebagai komite pembangunan SMA, tugas Jimmy adalah membawa usulan ini ke tingkat provinsi Kaltim.

Selain penambahan ruang kelas di SMA, Jimmy juga mencatat rencana peningkatan fasilitas di SD dan SMP. Koordinasi dengan Disdikbud Kutim dianggap lebih mudah dalam hal ini.

Kurangnya Fasilitas SMA di Kutim, Anngota Dewan Berencana Kunjungi Disdikbud Kaltim

Jimmy menegaskan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap anak bangsa. Sebagai wakil rakyat, ia bertekad untuk terus mengupayakan peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi seluruh pelajar di Kutai Timur.

Ke depannya, Jimmy berencana untuk terus melakukan koordinasi dan evaluasi bersama Disdikbud Kaltim dan Kutim terkait kebutuhan fasilitas pendidikan. Ia yakin bahwa dengan kerja sama yang baik, tantangan minimnya ruang belajar yang layak dapat diatasi secara bertahap.

Sebagai kota penyangga ibu kota baru Indonesia, Kutai Timur dituntut untuk menyiapkan SDM unggul melalui penyediaan fasilitas pendidikan berkualitas. “Hal ini tentunya menjadi perhatian bersama antara Pemda, DPRD, dan segenap pemangku kepentingan terkait,” pungkasnya. (DPRD/5/Dd).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *