Disdik Kutim Terus Mendorong Sekolah Menghimpun Kepercayaan Diri Untuk Mengikuti Program Nasional

Disdik Kutim Terus Mendorong Sekolah Menghimpun Kepercayaan Diri Untuk Mengikuti Program Nasional
Plt. Kepala Disdik Kutim Irma Yuwinda

SANGATTA. Disdik Kutim Terus Mendorong Sekolah Menghimpun Kepercayaan Diri Untuk Mengikuti Program Nasional – Senin (17/10/2022). Penerapan kurikulum Merdeka yang saat ini sudah diterapkan secara mandiri dan diikuti oleh 273 satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Berbagai upaya untuk mendorong dan menghimpun kepercayaan diri sekolah dalam mengikuti berbagai program nasional menjadi pemicu semangat yang akan terus di galakan disekolah – sekolah

Plt Kadisdik Kutim Irma Yuwinda, dihadapan awak media menyebutkan, saat ini Disdik Kutim secara konsisten terus mendukung dan menjalankan berbagai usaha dalam menunjang pelaksanaan proses pembelajaran menjadi kondisi yang lebih ideal.

“Dimana dalam kurikulum merdeka belajar yang menjadi titik sentralnya adalah bagaimana seorang pendidik segera dapat beradaptasi dalam kemampuan mendiferensiasikan atau tidak menyamakan proses pembelajaran antar peserta didik satu dengan yang lainnya, “ujar Irma

Menurutnya, hal itu perlu di lakukan guna menciptakan suasana belajar yang lebih baik, sehingga siswa menjadi percaya diri bahagia dalam menjalani seluruh proses pembelajaran yang akan berbanding lurus dengan pencapaian daya serap, serta prestasi dengan mutu kelulusan.

Selain itu, Disdik Kutim juga saat ini juga terus mendorong sekolah – sekolah menuju arah transformasi digitalisasi.

Disdik Kutim Terus Mendorong Sekolah Menghimpun Kepercayaan Diri Untuk Mengikuti Program Nasional

“Salah satu supportnya adalah memberikan apresiasi kepada sekolah yang telah lulus program sekolah penggerak (PSP) dan sekolah yang mengikuti program guru penggerak dengan memberikan apresiasi bantuan perangkat canggih interaktif Smart display kepada kurang lebih 70 sekolah,” beber Irma

Bantuan tersebut, sambung Irma biasa ia disapa, diberikan dalam bentuk stimulus yang rencananya akan diberikan kepada sekolah penerima pada bulan ini.

“dan dalam pemanfaatan berbagai platform merdeka belajar yang memang seluruhnya mengarah kepada digitalisasi transformasi” pungkas Irma (Adv/disdik/Rb.T)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *