RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA. Buka Festival Thumbenska, Kasmidi Bangga Dengan Kreativitas Anak Muda Di Kutim – Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur, H Kasmidi Bulang buka secara resmi festival Thumbenska dan market bazar UMKM yang digelar di Folder Ilham Maulana Sangatta, Kecamatan Sangatta Utara, malam tadi Selasa (27/7/2022).
Gelaran festival dan Bazaar yang di gagas oleh anak-anak muda Kabupaten Kutim yang tergabung dalam Thumbenska itu juga turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kutim Asti Mazar, Forkopimda, Kepala Dinas Koperasi Darsafani, Kepala Dinas Pendidikan Irma Yuwinda serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, Ketua KNPI Kutim Felly Lung, tokoh pemuda dan masyarakat
Sebelum membuka gelaran festival tersebut, Kasmidi menceritakan sejarah singkat terbentuknya Thumbenska. Dikesempatan itu, dia mengungkapkan bahwa Thumbenska terbentuk pada agustus 2019 yang lalu bertepatan dengan hari Pramuka.
Buka Festival Thumbenska, Kasmidi Bangga Dengan Kreativitas Anak Muda Di Kutim
“Pada agustus 2019 yang lalu, saya bersama adek-adek berkumpul-kumpul di sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka ada wacana ingin membentuk group band, dan kebetulan waktu itu ada fasilitas permintaan bantuan alat-alat band. Pada saat itu saya masih menjabat sebagai Ketua Kwarcab, karena kegiatannya positif sebagai pengembangan bakat, akhirnya saya setujui. Alhamdulillah dengan berjalannya waktu, adek-adek ini prestasinya luar biasa, sudah manggung dimana-mana,” ungkap Wabup Kutim Kasmidi Bulang, yang juga sebagai pembina Thumbenska.
Kegiatan festival dalam rangka memperingati hari jadi Thumbenska itu dirangkai dengan market bazar yang di ikuti oleh para pelaku UMKM Kutai Timur.
“Disaat adek-adek panitia menghadap kepada saya, saya menyarankan gelaran ini jangan hanya kegiatan festival saja tapi dirangkai juga dengan bazar UMKM. Karena ada edaran dari Kementrian Sekertaris Negara untuk wajib menghidupkan kembali UMKM kita. Dan itu disampaikan kepada semua pimpinan daerah, mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota. Alhamdulillah hari ini banyak UMKM yang ikut serta, atas nama pemerintah saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara ini yang di gagas oleh anak-anak muda kreatif Kutai Timur,” tuturnya.
Lebih lanjut Wabup menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi contoh dan motivasi bagi organisasi apapun yang ada di Kutai Timur untuk menggelar event yang kurang lebih sama dengan kegiatan tersebut.
“Kita beberapa waktu lalu telah melakukan kegiatan yang hampir serupa, yaitu lokal market yang sempat tertunda kurang lebih tiga tahun. Alhamdulillah sukses dan anak-anak muda juga penggagasnya, termasuk juga yang digelar di pasar induk dan lapangan STQ. Kegiatan itu bisa memberikan perputaran ekonomi yang sangat berarti bagi para pelaku-pelaku usaha khususnya yang ada di Sangatta Utara dan Kutai Timur pada umumnya,” sebutnya.
Terakhir Wabup menyampaikan kepada masyarakat, dalam rangka menyambut HUT RI yang ke 77, pihaknya akan mengadakan beberapa event kegiatan yang dirangkaikan dengan hari jadi Kabupaten Kutai Timur.
“Untuk itu mari kita ramaikan HUT RI dan hari jadi Kabupaten Kutim. Kegiatannya juga ada beberapa yang digelar di Folder, saya himbau dan minta kepada pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan folder. Jika kita bersama menjaga dan merawat, maka biaya atau anggaran yang dikeluarkan untuk merawat tidak banyak. Karena masih banyak fasilitas-fasilitas penunjang yang ada di folder sangatta, yang belum selesai kita bangun. InsyaAllah nanti akan ada fasilitas yang mewakili semua olahraga yang ada di Kutim, mulai dari lari, lompat, sampai dengan x game termasuk juga fasilitas penunjang lainnya,” pungkasnya.
Sebelumnya ketua panitia, Andi Patonangi menyampaikan bahwa kegiatan festival ini adalah kegiatan anniversary yang ketiga Thumbenska, dan kegiatan itu juga menggunakan anggaran swadaya dari para pelaku UKM artinya tidak ada menggunakan anggaran APBD.
“Kegiatan ini tidak ada anggaran dari APBD, satu persen pun tidak ada. Ini betul-betul anggaran swadaya dari para pelaku UKM, para pelaku industri kreatif yang ada di Kota Sangatta dan teman-teman panitia. Alhamdulillah ada 15 band yang akan ikut untuk memeriahkan festival ini dan semuanya adalah asli dari Kutai Timur, sementara untuk jumlah UMKM kurang lebih ada 50 pelaku usaha dan ini belum termasuk pedagang dari folder sendiri serta pasar induk,” jelasnya. (Adv/Kominfo/Rb.01,03,05R)
