Tingkatkan Pendapatan Daerah, DKP Kutim Lirik Potensi Produksi Pengelolaan Garam

IMG 20220628 WA0033

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA. Tingkatkan Pendapatan Daerah, DKP Kutim Lirik Potensi Produksi Pengelolaan Garam – Dalam upaya pengembangan potensi sumber daya alam (SDA) khususnya laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama DKP Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berupaya mengembangkan potensi usaha produksi garam di Kalimantan Timur dengan menggelar sosialisasi dan pelatihan. 

Dengan sasaran kelompok usaha garam, nelayan, serta masyarakat disekitar pesisir pantai.

Kepala DKP Kabupaten Kutim, Ayub, SE, M.Si, menyambut baik program yang di gagas oleh DKP Provinsi Kaltim atas pelaksanaan kegiatan Usaha Produksi dan Pengolahan Garam tersebut. Karena kata dia, sangat mirip dengan salah satu visi misi Kutai Timur yaitu terwujudnya kemandirian Kutai Timur melalui agribisnis dan agroindustri.

Ilustrasi (ist)

“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah positif bagi para calon petani garam di Kabupaten Kutim dan diharapkan dapat menjadi dorongan untuk memulai usaha garam baik dengan metode konvensional dengan tambak maupun dengan sistem tunnel. “ ujarnya.

Tingkatkan Pendapatan Daerah, DKP Kutim Lirik Potensi Produksi Pengelolaan Garam

Selain itu Ayub juga berharap nantinya dapat terjalin kemitraan yang dapat berperan dalam mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas garam lokal serta penyerapan garam lokal itu sendiri sehingga dapat berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Materi dan diskusi disampaikan oleh Syariful Lailuddien dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur yang menjelaskan tentang teknik produksi garam dengan Sistem Rumah Kaca serta pengolahan garam konsumsi.

“Terowongan lebih efektif penggunaannya ketika musim hujan dibandingkan dengan metode konvensional, sehingga cocok untuk diterapkan di daerah pesisir Kutai Timur terutama di daerah yang anginnya cukup kencang,” pungkasnya.

“Kunci keberhasilan produksi garam dengan sistem tunnel adalah menampung sebanyak-banyaknya udara sehingga proses pembentukan kristal garam akan lebih cepat,” jelasnya.

Sebagai percontohan produksi tani garam, Pantai Teluk Kabba Desa Teluk Sangkima akan dijadikan lokasi yang rencananya akan dibangun tunnel garam. (Adv/diskominfo/Rb.05R)

Pos terkait