Peringati Harganas ke XXIX, DPPKB Kutim Berikan Pelayanan KB Gratis Sebanyak 2.895 Akseptor   

IMG 20220615 WA0033

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA. Peringati Harganas ke XXIX, DPPKB Kutim Berikan Pelayanan KB Gratis Sebanyak 2.895 Akseptor  – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIX tahun 2022, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur menggelar kegiatan pelayanan KB gratis serentak sejuta akseptor. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur. Rabu (15/6/2022).

Turut hadir dalam kegiatan Harganas XXIX tahun 2022 tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, Anggota DPRD Yan, Plt Asisten Pemerintahan Yuriansyah, Forkompinda, tim PKK, IBI, Kodim, serta Kader KB.

“Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting” Merupakan tema Harganas XXIX. dalam sambutannya Kepala DPPKB Kutim, dr. Setiadi Halim menyampaikan program pelayanan sejuta akseptor adalah kegiatan tahunan yang sudah digelar sejak tahun 2020. Dan merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan di seluruh Indonesia.

Peringati Harganas ke XXIX, DPPKB Kutim Berikan Pelayanan KB Gratis Sebanyak 2.895 Akseptor

” Pada tahun 2021 dan 2022, DPPKB Kutim telah memberikan pelayanan KB gratis dan bisa memenuhi target yang ditentukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Adapun target Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2022 ini sejumlah 2.895 akseptor.” Ujar Setiadi

Dirinya juga menyampaikan, Penggunaan KB dalam keluarga berperan penting dalam pencegahan stunting yang menjadi tema besar Harganas tahun 2022. “Faktor tingginya stunting salah satunya karena jarak antar kehamilan yang terlalu dekat, sehingga KB menjadi solusi tepat untuk pencegahan stunting” Jelasnya lagi

Peringati Harganas ke XXIX disuguhkan dengan tari-tarian serta produk UMKM dari tim penggerak PKK

Menurut Setiadi dengan KB, keluarga bisa mengatur jarak kehamilan demi terwujudnya keluarga yang berkualitas

” Namun tujuan utama pelayanan KB gratis serentak adalah, untuk meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas bagi pasangan usia subur, kemudian meningkatkan komitmen pemerintah daerah serta mitra kerja program KB agar tercapainya kinerja dalam upaya meningkatkan kepesertaan dalam ber-KB” Pungkasny (Rb.04MI)

Pos terkait