Menjelang HUT ke 17, Desa Tepian Baru Mendapat Program Spamdes

FB IMG 1655450798737

IMG 20220615 191737

RUMAHKARYABERSAMA.COM, BENGALON. Menjelang HUT ke 17, Desa Tepian Baru Mendapat Program Spamdes – Program Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) berkolaborasi dengan Desa.kembali mencanangkan program Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan (Spamdes), di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur tepatnya Desa Tepian Baru dan warga kini sudah bisa menikmati air bersih

Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, meresmikan Spamdes, yang ditandai dengan pengguntingan pita, membuka keran air serta penandatangan prasasti, yang dihelat di Halaman Kantor Desa Tepian Baru, Kamis (16/6/2022), sebelum perhelatan HUT Desa ke 17

Kepala Desa (Kades) Tepian Baru, Edy Suprianto menuturkan, keberadaan air bersih telah lama dinanti-nantikan oleh warganya. Dikatakan, program Spamdes menggunakan anggaran dari Dana Desa (DD) dan program Pemkab Kutim melalui DPMDes Kutim.

Menjelang HUT ke 17, Desa Tepian Baru Mendapat Program Spamdes

“Alhamdulillah (Spamdes) sudah mengalir, air bersih ini telah dinikmati 120 KK,” kata Edy yang dikenal sebagai petani semangka yang sukses.

Edy berharap, agar kedepan program Spamdes bisa didukung dengan bendungan di sungai yang merupakan sumber air tersebut. Sebab saat kemarau debit air menyusut dan berpotensi kekeringan

Menjelang HUT ke 17, Desa Tepian Baru Mendapat Program Spamdes
Foto ist

Peresmian Spamdes milik Desa Tepian Baru itu turut disaksikan Wakil Ketua DPRD Arfan, Seskab Rizali Hadi, Ketua TP PKK Ny Hj Siti Robiah, Kepala DPMDes Yuriansyah, Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang dan Fitriani. Camat Bengalon Suharman, perwakilan perusahaan, unsur muspika dan undangan lainnya.

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan dalam acara HUT ke 17 Desa Tepian Baru ini, ada progres positif yang didapat, yakni peresmian Spamdes. Ia lantas mengucapkan syukur dengan adanya Spamdes itu, warga Desa Tepian Baru kini dapat menikmati air bersih.

“Program ini dimulai dari 2019. Alhamdulilah sekarang pipanisasinya sudah mencapai 9 kilometer lebih,” ucap Ardiansyah

Namun demikian, Bupati mengakui semua itu masih perlu dukungan lebih. Sebab program ini (Spamdes) masih membutuhkan enam ribu meter jaringan tambahan untuk distribusi. Artinya DPMDes Kutim harus segera menyelesaikannya.

Dirinya berharap, dengan adanya fasilitas-fasilitas yang mendukung saat ini, warga desa dapat terus menjaga dan merawatnya. (Adv/Rb.07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *