Kepala BPKAD Teddy : Dengan Komitmen Bersama, Target WTP Bisa Kita Capai

IMG 20211111 WA0019

355x71a 2

RUMAHKARYABERSAMA. COM, SAMARINDA – Setelah membuka workshop akuntansi pelaporan keuangan Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman tidak ingin melewatkan begitu saja materi workshop yang dipaparkan para pemateri, nampak Bupati dengan seksama sambil menulis penyampaian materi yang diberikan narasumber.

Adapun yang menjadi narasumber yaitu Badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia perwakilan Kalimantan Timur, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak dan Kantor Pelayan Pajak Pratama Bontang. Sesekali peserta melemparkan pertanyaan kepada narasumber. Pelaksanaan Sistem Akuntansi Pemerintah yang baik adalah penting dalam menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang akuntabel.

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur tidak serta merta tersusun begitu saja, dibutuhkan niat baik, kerjasama dan kerja keras dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah sebagaimana tema workshop hari ini yaitu “Optimalisasi Peran SKPD Selaku Entitas Akuntansi Dalam Mendukung Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.”
IMG 20211111 WA0020

Disela waktu istirahat coffe break workshop yang dilaksanakan di Ballroom Hotel senyiur (11/11/2021), Teddy Febrian selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kutai Timur dalam wawancaranya menyampaikan “Sinergitas yang solid antara SKPD dan BPKAD selaku konsolidator dibutuhkan, agar Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dapat disajikan tepat waktu, akurat dan akuntabel, sehingga tercapai target opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.” Ujarnya

Teddy juga menambahkan dalam keterangannya, dalam menghadapi tantangan guna memperoleh laporan keuangan akurat dan tepat waktu, BPKAD telah bersiap, salah satunya membuat aplikasi pelaporan keuangan berbasis online E-TAM (Electronic Data Monitoring). “E-TAM adalah website sistem informasi yang digunakan oleh SKPD dalam menyampaikan Laporan Keuangan SKPD secara online dimanapun dan kapanpun, dan E-TAM telah digunakan pertama kali pada Desember tahun 2019” Tutup Teddy (Advetorial/Diskominfoperstik/ Rb. 01.03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *