Ketua DPRD Kutim : Kesadaran Masyarakat Sangat Dibutuhkan Dalam Kondisi Pandemi Covid 19

0AC9ADFB 917C 43AB A275 1B3C15318E30

8DDE0F5A D4A7 4633 B3DD D313D7F45486RUMAHKARYABERSAMA. COM, SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur sangat mendukung penuh wacana Pemerintah Daerah dalam menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Dimana hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kutim, Joni saat mengikuti rapat koordinasi evaluasi khusus pencegahan dan penanganan Covid-19 Kaltim yang digelar secara virtual.

“Saya mendengar kabar mengenai PPKM darurat. Kebijakan ini patut diambil melihat kasus Covid-19 di Indonesia khususnya Kutim yang terus memperlihatkan jumlah kasus bertambah naik,” kata Joni usai mengikuti rapat virtual, Jumat (2/7/21).

AFE565EB CB63 4184 ABE7 15F7DF0AA6AEDalam rapat tersebut dipaparkan jika Covid-19 kembali bergejolak, bahkan di Kutai Timur per hari ini, Jumat (2/7/2021) bertambah 80 kasus yang dinyatakan positif Covid-19.

Dalam hal ini Pemerintah Daerah sendiri sudah memberlakukan PPKM mikro sejak Februari 2021. Kebijakan ini terus diperpanjang beberapa kali.
Hingga akhirnya, kembali memutuskan untuk mengambil pengetatan atau penebalan PPKM mikro pada Juli 2021. Lantaran, kasus Covid-19 terus mengalami kenaikan.

Rencana Pemerintah Daerah menetapkan PPKM darurat ketua DPRD Joni mendukung penuh dan mengingatkan bahwa bahaya Covid-19 tidak hanya menyasar pada kalangan dewasa tetapi juga anak – anak.

“Saya ingatkan ancaman Covid-19 saat ini semakin serius, bahkan sudah menjangkiti anak-anak,” ujarnya

Menurut Joni, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti sekarang.
Pasalnya, wabah Covid-19 menyangkut keselamatan jiwa bersama, bukan hanya urusan orang per orang.

“Satu saja di antara warga lalai, abai, ceroboh, dan nekat maka berpengaruh terhadap yang lainnya,” tutur Joni. (Advetorial / Rb. 05R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *