BeritaInfrastrukturKutai Timur

Pemda Kutim Dengan Segenap Kemampuan, Akan Tingkatkan Pembiayaan Infrastruktur Dasar Sebesar 50 Persen

 

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANDARAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan tahun 2021 yang berlangsung di wilayah pesisir dimulai dari Kec. Sandaran yang dibuka secara langsung oleh Bupati Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M. Si dan Wabup Dr. H. Kasmidi Bulang, ST. MM dan dihadiri Ketua DPRD Joni, S. Sos beserta Anggota DPRD Agusriansyah Ridwan. Senin (22/3/21)

Musrembang dilaksanakan untuk penyusunan rencana kerja 2022 dengan tema “Peningkatan Infrastruktur Dasar Untuk Mendukung Ekonomi Daerah”

Dalam Visi Misi Pemerintah sekarang terdapat tujuh prioritas dalam pembangunan. Selain itu juga dalam musrenbang tahun 2021 adapun Seluruh inputan desa sudah terdata dalam data best SIPD Kab.Kutai Timur dan sudah divalidasi oleh mitra Bappeda dan Kecamatan. Dari informasi yang disampaikan Bidang Perencanaan dan Pembangunan Bappeda ada 160 usulan yang disampaikan oleh Kecamatan Sandaran untuk seluruh Desa.

Bupati Kutim Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M. Si mengingatkan kepada masyarakat dan peserta musrenbang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker secara sempurna, hal ini bertujuan agar terhindar dari covid 19.

Ardiansyah Sulaiman juga menanggapi masukan dari Camat Sandaran terkait infrastruktur “Jalan antara Manubar dan Sandaran akan kita teruskan dengan segenap kemampuan yang dimiliki Pemerintah Daerah, dan perlu diketahui bahwa terkendalanya progres penyelesaian jalan, bukan hanya karena pembiayaan tapi juga dengan lahan, jangan sampai menabrak rambu – rambu atau masuk dalam kawasan perijinan perusahaan atau hutan konservasi. dengan kemampuan komunikasi yang baik jalan tetap dibangun dengan mencari solusi dengan kedua pihak agar pembangunan jalan bisa berlanjut.” Ungkapnya

Selain itu Bupati Ardiansyah juga menyebutkan “Jalan dan air bersih merupakan skala prioritas, dan akan kita tingkatkan pembiayaan untuk infrastruktur dasar sebesar 50 persen diantaranya jalan, jembatan, air bersih dan fasilitas pendukungnya. Kepada Camat agar berkoordinasi secara intensif dengan pihak ketiga, dan bisa dimaksimalkan komunikasinya apalagi banyak perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Sandaran ”

Ada sekitar 20 perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Sandaran dan diharapkan bisa berkontribusi pada Pemerintah Kecamatan dan Desa tetapi sesuai dengan aturan yang ada.

Lebih lanjut Bupati Ardiansyah juga menyebutkan “Sangsaka kedepan diharapkan bisa menjadi Kabupaten sendiri karena sangat layak dan mirip dengan siangapura, dan memiliki potensi yang cukup tinggi dibidang perkebunan, pertanian, dan lain sebagainya. Selain itu pembangunan nantinya wajib mengacu pada visi misi Bupati dan Wakil Bupati dan dijadikan sebagai rujukan.”sebutnya

Pada kesempatan yang sama Wabup Dr. H. Kasmiadi Bulang, ST. MM pada acara musrenbang mengungkapkan “bahwa program wajib ada tujuh bidang yang menjadi konsentrasi kita dalam pembangunan disemua sektor, salah satunya terkait dengan jaringan telekomunikasi, hampir setiap Kecamatan mengalami hal yang sama, dan nanti kita akan berkoordinasi dengan para provider, agar bisa mengisi tower yang sudah kita bangun. selain itu juga ada program merdeka sinyal, dan sudah ada tim yang akan mengecek dilapangan.” Ungkap Kasmidi

Adapun terkait dengan perusahaan pada musrenbang wajib untuk diikuti, oleh sebab itu diharapkan kehadiran perusahaan agar bisa membantu pemerintah kecamatan diluar program prioritas.

“nanti dalam waktu dekat akan kita hidupkan lagi forum koordinasi agribisnis. Mungkin bisa kita padukan antara APBD dan CSR agar bisa saling mendukung dalam pembangunan di Kutim” Kata Kasmidi (Rb.01.03.07)

Comment here